Bobby Nasution Ingin Budaya Batak Mendunia, Toba Caldera Culture Festival 2026 Jadi Etalase

Bobby Nasution Ingin Budaya Batak Mendunia, Toba Caldera Culture Festival 2026 Jadi Etalase

MEDAN — Budaya Batak jangan hanya ramai di kampung sendiri lalu sepi ketika melewati batas negeri. Pesan itulah yang dibawa Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam mendorong Toba Caldera Culture Festival 2026 menjadi panggung budaya Batak menuju pasar internasional.

Dukungan tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi panitia Toba Caldera Culture Festival 2026 bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Selasa (11/8/2026).

Bobby menilai festival tersebut bukan sekadar agenda pertunjukan budaya, tetapi dapat menjadi momentum memperkenalkan kekayaan budaya Samosir sekaligus memperkuat daya tarik kawasan Danau Toba bagi wisatawan.

“Pemprov Sumut sangat mendukung kegiatan ini. Kita harapkan festival ini memberikan makna terbaik, terutama dalam memperkenalkan kebudayaan yang ada di Samosir,” ujar Bobby.

Bobby juga meminta panitia memperkuat kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut. Menurutnya, promosi budaya tidak harus selalu tampil dalam format yang kaku, tetapi bisa dikembangkan melalui berbagai kreativitas seni.

Salah satunya melalui seni tarik suara. Bobby mendorong lagu-lagu Batak dikemas dan dipromosikan lebih luas sehingga tidak hanya dikenal oleh masyarakat Sumut, tetapi mampu menembus panggung mancanegara.

“Panitia bisa berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, salah satunya melalui seni tarik suara untuk memperkenalkan lagu-lagu Batak hingga ke mancanegara,” katanya.

Pemprov Sumut juga membuka ruang komunikasi bagi panitia untuk memperoleh dukungan teknis maupun fasilitasi yang dibutuhkan. Harapannya, festival tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi mampu menciptakan efek domino bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengatakan kedatangan panitia bersama pemerintah daerah merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus meminta arahan dan dukungan Pemprov Sumut agar pelaksanaan festival dapat berjalan maksimal.

Toba Caldera Culture Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Kabupaten Samosir. Festival akan menghadirkan pameran kebudayaan, pertunjukan seni, pengembangan bakat dan kreativitas, hingga kompetisi paduan suara.

Konsep tersebut diharapkan mampu menjadikan budaya Batak lebih mudah diterima berbagai kalangan, termasuk wisatawan domestik dan mancanegara. Sebab budaya yang hanya disimpan di lemari tradisi mungkin tetap terjaga, tetapi budaya yang dikemas kreatif punya peluang lebih besar untuk dikenal dunia.

Jika festival ini mampu dikembangkan secara konsisten, Samosir bukan hanya menjadi tempat wisata dengan pemandangan Danau Toba yang indah. Ia juga bisa menjadi panggung hidup budaya Batak—tempat tradisi bertemu kreativitas, wisata bertemu ekonomi, dan budaya lokal mulai berbicara dengan dunia.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *