Wong Chun Sen Terima Tiga Elemen Masyarakat, DPRD Medan Buka Ruang Aspirasi
MEDAN — Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., kembali membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Selasa (01/09/2026), Wong menerima audiensi Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kota Medan, Persadaan Pelawi Ras Anak Beruna Nusantara, serta Paskibra UPT SMP Negeri 41 Medan.
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Ketua DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 1, Medan.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara DPRD Kota Medan dengan organisasi masyarakat, kelompok masyarakat dan stakeholder yang memiliki kepentingan terhadap pembangunan Kota Medan.
Bagi lembaga legislatif, ruang audiensi bukan sekadar agenda menerima tamu. Di sana ada kesempatan untuk mendengar langsung berbagai aspirasi, masukan maupun persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kehadiran tiga kelompok dengan latar belakang berbeda dalam satu momentum juga menunjukkan luasnya ruang komunikasi yang perlu dibangun DPRD. Mulai dari kelompok perempuan pesisir, organisasi masyarakat berbasis kekerabatan, hingga pelajar yang terlibat dalam kegiatan Paskibra.
Komunikasi semacam ini penting agar kebijakan yang dibahas di gedung DPRD tidak hanya berangkat dari laporan administratif atau angka-angka dalam dokumen pemerintah, tetapi juga mendapat perspektif dari masyarakat yang merasakan langsung dampaknya.
Wong Chun Sen pun menempatkan silaturahmi dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Sebab, DPRD bukan ruang yang seharusnya hanya ramai ketika rapat paripurna berlangsung. Justru kualitas lembaga legislatif salah satunya dapat dilihat dari seberapa terbuka pintunya ketika masyarakat datang membawa aspirasi.
Melalui audiensi tersebut, DPRD Kota Medan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari proses menyerap masukan untuk mendukung pembangunan Kota Medan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warganya.(***)






