Malam Hari Bukan Jam Istirahat Gangguan Kamtibmas, Polsek Sunggal Patroli Keliling Titik Rawan

Malam Hari Bukan Jam Istirahat Gangguan Kamtibmas, Polsek Sunggal Patroli Keliling Titik Rawan

MEDAN — Ketika sebagian warga mulai menarik selimut dan jalanan perlahan sepi, personel Polsek Sunggal justru masih berkeliling. Bukan mencari angkringan untuk ngopi malam, melainkan memastikan gangguan keamanan tidak ikut mendapat “jam kerja lembur”.

Pawas Polsek Sunggal, Iptu Nizar Nasution, bersama personel piket fungsi Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, menggelar Operasi Cipta Kondisi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (Ops Cipkon KRYD) melalui patroli mobile di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa malam hingga Rabu dini hari, 23 September 2026.

Patroli dimulai sekitar pukul 23.15 WIB dan dipimpin langsung Iptu Nizar Nasution selaku Pawas sekaligus Kanit Samapta Polsek Sunggal.

Rutenya cukup panjang. Personel menyisir kawasan Jalan Ringroad Tanjung Sari–Setia Budi, Simpang Pemda, Underpass Manhattan, Medan Krio, Jalan Medan–Binjai, Diski Pasar VI, Pasar Rebo hingga Suka Maju, Sunggal, Deli Serdang.

Jadi, kalau malam itu ada yang berharap jalanan kosong menjadi panggung bebas untuk melakukan aksi nekat, kehadiran patroli kepolisian tentu bisa membuat rencana tersebut dipikirkan ulang.

Menyisir Potensi Gangguan Sebelum Jadi Masalah

Dalam patroli tersebut, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Sasaran patroli meliputi potensi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Selain itu, polisi juga mengantisipasi peredaran atau konsumsi minuman keras, kepemilikan senjata tajam maupun senjata api, bahan peledak, geng motor, tawuran, balap liar serta aktivitas di sejumlah lokasi keramaian.

Pendekatannya sederhana: lebih baik gangguan ditemukan saat masih berupa potensi daripada setelah berubah menjadi laporan polisi.

Kapolsek Sunggal Kompol M. Yunus Tarigan, S.H., M.H., melalui Kanit Samapta Iptu Nizar Nasution mengatakan, patroli KRYD merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.

“Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan ke Call Center Polri 110,” ujar Nizar.

Polisi Keliling, Warga Diminta Tak Sekadar Jadi Penonton

Kehadiran polisi di sejumlah titik rawan diharapkan memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Namun keamanan lingkungan tentu bukan pekerjaan polisi seorang diri. Personel bisa berpatroli sepanjang malam, tetapi mata dan telinga warga tetap menjadi bagian penting dalam mendeteksi situasi di lingkungan masing-masing.

Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Terutama jika sudah mengarah pada tindak kriminalitas, tawuran, balap liar, geng motor, atau bentuk gangguan keamanan lainnya.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Sunggal terpantau aman dan kondusif.

Patroli mobile juga akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pelayanan dan pemeliharaan kamtibmas.

Malam boleh sunyi. Tetapi bagi petugas keamanan, kewaspadaan rupanya tidak mengenal istilah “sudah lewat jam kerja”.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *