Hari Kesaktian Pancasila, Rico Waas: Pancasila Harus Hidup dalam Pemerintahan dan Kehidupan Masyarakat

Hari Kesaktian Pancasila, Rico Waas: Pancasila Harus Hidup dalam Pemerintahan dan Kehidupan Masyarakat

MEDAN – Hari Kesaktian Pancasila jangan sampai berhenti sebagai agenda tahunan: upacara, barisan rapi, penghormatan, lalu selesai begitu saja ketika peserta kembali ke kantor masing-masing.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (1/10/2026).

Menurut Rico, setiap sila dalam Pancasila harus benar-benar masuk ke dalam roh dan jiwa masyarakat. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan keadilan sosial, kata dia, harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Pancasila itu hidup di antara kita semuanya. Setiap sila harus masuk dalam roh dan jiwa kita, dalam semangat kehidupan kita, baik di pemerintahan maupun kehidupan sosial,” ujar Rico.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak semestinya hanya hidup di teks pidato atau terpampang di dinding kantor. Nilai-nilainya justru diuji dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika pemerintah berhadapan dengan kepentingan masyarakat yang beragam.

Rico mengatakan Pancasila merupakan bagian dari pemikiran sekaligus ideologi bangsa yang harus terus dijunjung tinggi.

Menurutnya, semangat tersebut semakin penting di tengah berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Ia menegaskan, berbagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan keadilan sosial harus dilandasi semangat persatuan serta kepedulian terhadap sesama.

“Ada banyak usaha untuk mencederai, memecah belah bangsa kita, meruntuhkan bangsa kita dengan begitu banyak problematika yang kita miliki. Apa yang menyatukan kita? Pancasila,” tegas Rico.

Karena itu, Rico mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat Pancasila agar keutuhan bangsa tetap terpelihara.

Ia mengingatkan Indonesia telah melewati berbagai peristiwa yang menyedihkan dalam perjalanan sejarahnya. Namun, semangat persatuan menjadi salah satu kekuatan yang membuat bangsa Indonesia tetap bertahan dan terus memperjuangkan keutuhan negara.

“Semangat itu yang harus dijaga di Hari Kesaktian Pancasila ini, agar kita tetap bisa menjaga keutuhan bangsa kita,” ujarnya.

Jangan Hanya Sakti Saat Upacara

Rico berharap nilai-nilai Pancasila tidak terkikis oleh berbagai tantangan zaman. Sebaliknya, Pancasila harus terus menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang bersatu, adil dan saling menghargai.

Sebab, Pancasila akan benar-benar terasa “sakti” bukan karena dibacakan dengan suara lantang saat upacara, melainkan ketika nilai-nilainya terlihat dalam perilaku sehari-hari.

Di pemerintahan, misalnya, persatuan dapat diwujudkan melalui pelayanan yang tidak membeda-bedakan masyarakat. Keadilan sosial dapat diterjemahkan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik. Musyawarah tidak berhenti menjadi istilah dalam sambutan, tetapi benar-benar digunakan untuk mendengar suara masyarakat.

Dengan begitu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi rutinitas kalender pemerintahan, melainkan kesempatan untuk mengukur kembali apakah nilai yang selama ini diucapkan sudah benar-benar hadir dalam tindakan.

Upacara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Letkol Inf Fernando Batubara.

Hadir pula Pj Sekda Medan Erfin Fahrurrazi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, para Staf Ahli, Asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah serta jajaran Pemko Medan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *