matabangsa.com – Medan: Babinsa Kelurahan Pulo Brayan Kota (PBK) bersama warga dan staf kelurahan kembali menggelar kegiatan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di sepanjang Jalan Mayor Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Sabtu 27 Juli 2024.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya fokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga pada pengecatan tembok di antara dua ruko di Jalan Mayor. Seluruh kepala lingkungan (Kepling) dari Kelurahan Pulo Brayan Kota turut serta bersama warga setempat dalam kegiatan ini.
Babinsa PBK mengatakan bahwa gotong royong merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan solidaritas warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Dengan gotong royong, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, ini juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan antara warga dan pemerintah setempat,” ujarnya.
Pembersihan dan pengecatan tembok ini juga menjadi bagian dari persiapan peninjauan Kampung Kembung yang nantinya akan dijadikan sebagai lokasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pulo Brayan Kota. “Kami berharap dengan gotong royong ini, lingkungan Jalan Mayor dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga kebersihan dan kerapian,” tambah Babinsa.
Salah satu warga, Bapak Sugiono, menyatakan kegembiraannya atas kegiatan ini. “Kebersihan lingkungan sangat penting untuk kesehatan kita semua. Dengan gotong royong, kita juga bisa saling mengenal dan bekerja sama lebih baik,” katanya.
Kepling Lingkungan IX, Ibu Sari, mengapresiasi antusiasme warga yang ikut serta dalam kegiatan ini. “Gotong royong ini menunjukkan bahwa warga Pulo Brayan Kota memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” harapnya.
Selain menjaga kebersihan, gotong royong juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan dari lingkungan masing-masing. “Kita harus mulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah kita sendiri. Dengan begitu, kita bisa menjadikan Kota Medan lebih bersih dan nyaman,” ujar Babinsa.
Babinsa juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong ini bisa menimbulkan keinginan warga untuk berusaha meningkatkan ekonomi lingkungan setempat. “Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, kita bisa menciptakan suasana yang kondusif untuk perkembangan UMKM di sini,” katanya.
Kepling Ibu Sari juga menambahkan bahwa keberadaan Kampung Kembung sebagai pusat UMKM dapat meningkatkan perekonomian warga setempat. “Jika lingkungan kita bersih dan rapi, tentu akan menarik lebih banyak orang untuk datang dan berbelanja di sini,” ujarnya.
Selama kegiatan, warga dan staf kelurahan saling bahu-membahu membersihkan sampah, merapikan tanaman, dan mengecat tembok. “Ini adalah bentuk nyata dari kebersamaan kita. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan,” harap Bapak Sugiono.
Kegiatan gotong royong ini diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas kerja keras semua pihak. “Kebersamaan ini yang harus kita jaga terus. Dengan bersama-sama, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk kita semua,” ujar Babinsa.
Babinsa juga mengajak warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan setelah kegiatan gotong royong selesai. “Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga dan pelihara lingkungan kita agar tetap bersih dan sehat,” pesannya.
Diharapkan, kegiatan gotong royong ini dapat menjadi inspirasi bagi warga di wilayah lain untuk melakukan hal yang sama. “Semoga gotong royong ini bisa menjadi contoh bagi warga lain untuk menjaga kebersihan dan mempererat kebersamaan,” pungkas Babinsa.
Dengan adanya gotong royong ini, diharapkan Kampung Kembung dapat menjadi pusat UMKM yang bersih, sehat, dan maju. “Ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi kita semua,” tutup Babinsa.






