Bunda Literasi Kabupaten Asahan Tekankan Peran Strategis Tingkatkan Budaya Baca

Asahan5 Dilihat

matabangsa.com – Asahan : Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik, menegaskan pentingnya peran Bunda Literasi dalam meningkatkan minat baca dan budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Buntu Pane, Selasa (07/04/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Camat Buntu Pane beserta jajaran, Kepala Desa se-Kecamatan Buntu Pane, Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane, serta Bunda Literasi se-Kecamatan Buntu Pane.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Buntu Pane Mohd Ibnu Afandi SSTP MAP secara resmi melantik Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane, Isna Syarief, berdasarkan Surat Keputusan Camat Buntu Pane Nomor 041/11/SK/BP/IV/2026 tentang Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane.

Dikesempatan ini Ny Yusnila menyampaikan bahwa keberadaan Bunda Literasi memiliki peran yang sangat strategis dalam menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini. Hal ini dinilai penting sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
“Bunda Literasi harus mampu menjadi motor penggerak dalam menanamkan budaya membaca di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia juga berharap para Bunda Literasi yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta mampu berinovasi dalam mengembangkan berbagai program literasi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang literat. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci utama dalam membangun budaya baca yang berkelanjutan. “Diperlukan kerja sama yang kuat dari semua pihak agar gerakan literasi dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap momentum ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Asahan, sehingga mampu menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berwawasan luas sebagai fondasi pembangunan daerah ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *