matabangsa.com-SIMALUNGUN: Hari pertama kejuaraan, Delapan pereli papan atas bersaing ketat memperebutkan posisi terbaik digelaran Asia Pacific Rally Championship (APRC) Round III 2026 yang berlangsung di kawasan perkebunan Tobasari, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (8/8/2026).
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Harun Mustafa Nasution menyampaikan, Kompetisi reli bertaraf internasional ini, diikuti sejumlah pereli papan atas dari Indonesia dan dua pereli dari luar negeri. Mereka harus menaklukkan karakter lintasan yang menantang untuk mencatatkan waktu terbaik di setiap special stage (SS).
Ke-delapan peserta yang ambil bagian dalam persaingan Asia Pacific Rally Championship (APRC) Round III 2026 tersebut, yakni Ryan Nirwan yang didampingi navigator Adi Indiarto dengan mobil balapnya Toyota GR Yaris Rally2 di kelas RC2 dan Musa Rajekshah bersama Hervian Soejono dengan Skoda Fabia RS Rally2
Kemudian Aldio Oekon bersama navigator Respati Adhi menggunakan Hyundai i20 N Rally2 serta H. Dypo Fitramadhan bersama M. Redwan yang juga mengandalkan Skoda Fabia RS Rally2. Ketiganya tampil di kelas RC2.
Sementara M. Kholilul Rahman bersama dengan Tri Arjuna yang mengendarai Ford Fiesta Rally3 dan Sakha Rahim bersama dengan M. Zaki Supriatna turun menggunakan Renault Clio Rally4, “ujar H. Harun Mustafa Nasution yang juga ikut adu kecepatan di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2026.
ia menambahkan, Persaingan semakin menarik dengan kehadiran dua pereli asing. Jeet Jhabakh asakl Negara India dengan navigator Musa Sherif mengendarai Ford Fiesta Rally4. Selain itu, Edgar Lopez dari Spanyol tampil bersama navigator Fatima Teijeiro dengan Proton Satria Neo.
Kehadiran dua pereli asing tersebut menambah ketat persaingan dalam APRC Round 3, Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kecepatan, tetapi juga kemampuan membaca karakter lintasan dan menjaga konsistensi sepanjang perlombaan.
Lintasan di kawasan perkebunan Tobasari Sidamanik memiliki karakter yang menantang dengan kombinasi tikungan, perubahan elevasi dan kondisi permukaan jalan yang menuntut konsentrasi tinggi dari setiap pereli.”tambahnya
Lebih lanjut, ia mengatakan, Setiap detik menjadi sangat berharga karena selisih waktu antarpeserta dapat menentukan posisi mereka dalam klasemen. Karena itu, strategi pemilihan kecepatan, kemampuan menjaga kendaraan serta kerja sama antara pereli dan navigator menjadi faktor penting dalam meraih hasil terbaik.
Ajang APRC Round 3 2026 juga menjadi salah satu magnet olahraga otomotif di Sumatera Utara. Selain masuk dalam kalender kejuaraan APRC, gelaran tersebut dirangkai bersama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2026 yang di ikuti 45 peserta termasuk delapan peserta pereli papan atas dari Indonesia dan dua pereli dari luar negeri.
Persaingan pada hari pertama diperkirakan masih berlangsung ketat hingga seluruh special stage diselesaikan. Para pereli akan berupaya mengamankan catatan waktu terbaik sekaligus menjaga peluang untuk meraih posisi teratas pada akhir kejuaraan.
Dengan hadirnya pereli nasional dan internasional serta kendaraan reli berkelas RC2, RC3 dan RC4, APRC Round 3 2026 di Simalungun menjadi salah satu tontonan menarik bagi pencinta olahraga otomotif di kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara.”sebutnya.(***)







