Matabangsa.com – Medan: Dalam persiapan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Dinas Perhubungan Sumut mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kelancaran transportasi.
Kadishub Sumut sekaligus Ketua Bidang Transportasi PB PON XXI wilayah Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan SSiT MT, mengungkapkan kepada wartawan pada Jumat (2/8/2024) bahwa Dishub Sumut bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut, Satlantas Polres, dan instansi terkait telah menggiatkan penertiban di delapan ruas jalan rawan macet di Kota Medan selama lebih dari dua bulan.
Langkah-langkah yang diambil meliputi penertiban pool bus, pengembalian fungsi trotoar sebagai pedestrian, dan penertiban pedagang kaki lima. Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi dan Kabupaten/Kota juga telah memetakan potensi gangguan lalu lintas di 10 lokasi venue pertandingan PON serta lokasi kantong-kantong parkir kendaraan.
Untuk memudahkan mobilitas, Dishub Sumut menyiapkan aplikasi transportasi terintegrasi dengan sistem yang dikelola PB PON Sumut, bernama “TRANSPONSUMUT”. Aplikasi ini memberikan informasi mengenai ketersediaan kendaraan, estimasi kedatangan, perkiraan waktu tunggu, serta memonitor dan melacak kendaraan selama acara berlangsung.
Dishub Sumut juga berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Kualanamu dan PT Angkasa Pura Aviasi. Pihak Bandara Kualanamu siap menangani kedatangan dan keberangkatan kontingen PON, termasuk penyediaan posko terpadu dan area pengendapan bus. Sementara itu, Ditlantas Polda Sumut akan menangani manajemen rekayasa lalu lintas dan patroli pengawalan tamu VIP.
Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan RI juga mendukung dengan mengalokasikan anggaran APBN sebesar Rp 66 miliar untuk penyediaan sarana bus. Dishub Sumut sedang dalam proses pengadaan 967 unit armada, ditambah 300 unit armada bantuan dari Kementerian Perhubungan.
“Dengan langkah-langkah ini, kami optimis dapat menjamin kelancaran transportasi dan suksesnya penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024,” ujar Dr. Agustinus Panjaitan.
Selain itu, koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan bahwa semua aspek transportasi telah siap menghadapi perhelatan besar ini. Langkah-langkah preventif seperti sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelancaran lalu lintas juga menjadi fokus utama Dishub Sumut.
Dishub Sumut juga merencanakan adanya peningkatan infrastruktur transportasi untuk mendukung kelancaran PON XXI. Beberapa ruas jalan yang dianggap krusial akan diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya agar dapat menampung arus lalu lintas yang meningkat selama acara berlangsung.
Tidak hanya itu, Dishub Sumut juga menggandeng komunitas transportasi untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kelancaran transportasi selama PON. Komunitas ojek online dan taksi online, misalnya, akan dilibatkan dalam sistem transportasi terintegrasi yang telah disiapkan.
Pihak keamanan juga tidak luput dari perhatian. Peningkatan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan dan potensi gangguan lalu lintas akan dilakukan secara ketat untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan semua peserta dan tamu undangan.
Melalui sinergi dan kerja sama yang kuat antara berbagai instansi dan pihak terkait, Dishub Sumut yakin dapat menciptakan sistem transportasi yang efisien dan efektif selama PON XXI Aceh-Sumut 2024. “Kami ingin memastikan bahwa semua pihak, baik atlet, official, maupun penonton, dapat menikmati perhelatan ini tanpa kendala berarti dalam hal transportasi,” tutup Dr. Agustinus Panjaitan.
Dengan persiapan yang matang dan langkah-langkah strategis yang telah diambil, diharapkan PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan berlangsung dengan sukses dan menjadi ajang olahraga yang membanggakan bagi Indonesia.(Dave)






