PON XXI Aceh-Sumut: 60 Rumah Sakit dan 1.150 Tenaga Kesehatan Disiapkan Pemprovsu

Nasional32 Dilihat

Matabangsa.com – Medan: PON Aceh-Sumut 2024 akan diselenggarakan pada 8 hingga 20 September 2024 mendatang. menjadi pesta olahraga terakbar se-Indonesia itu dihelat di dua provinsi sekaligus yakni Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Bidang Kesehatan PB PON XXI Aceh- Sumut 2024, Basarin Yunus Tanjung kepada Wartawan, Jumat (2/8) mengatakan, Perhelatan akbar PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan diselenggarakan di beberapa Kab/Kota se Sumut sesuai jadwal yang ada, saat ini Pemprovsu sedang menyusun finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) dengan 60 rumah sakit se Sumut dengan 1.150 tenaga kesehatan telah dipersiapkan untuk bertugas selama PON berlangsung.

Mereka terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang telah terlatih dan siap memberikan layanan kesehatan yang terbaik juga untuk memudahkan penanganan bila terjadi kecelakaan ataupun insiden terhadap para atlet, ucapnya.

Lebihlanjut Plt Kadis Kesehatan Sumut itu, Adapun rumah sakit rujukan itu berada di Kab/Kota se Sumut seperti, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kota Binjai, Kota Langkat, Kabupaten Deli Serdang, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Toba, Kabupaten dan Kota Tebing Tinggi. “Sekarang ini masih menyusun finalisasi MoU dengan rumah sakit bersangkutan agar nantinya kesiapan rumah sakit menjelang PON yang hanya beberapa hari lagi bisa siap digunakan dengan baik, ungkapnya.

Dikerahui, Dalam sejarahnya Provinsi Aceh menghelat PON baru pertama dalam sejarah. Sementara bagi Provinsi Sumut pernah digelar pada 1953, dan PON kedua yang akan digelar pada 8 -20 September 2024.

Sebanyak 67 cabang olahraga (cabor) bakal dipertandingkan di PON edisi ke-21 tersebut. Dengan rincian, 34 cabor bertanding di Sumut dan 33 cabor lainnya bersaing di wilayah Aceh.

ChatGPT

Pemprovsu Bekerjasama dengan 60 Rumah Sakit untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024

Medan – PON Aceh-Sumut 2024 akan diselenggarakan pada 8 hingga 20 September 2024 mendatang. Pesta olahraga terakbar se-Indonesia ini akan dihelat di dua provinsi sekaligus, yakni Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara.

Ketua Bidang Kesehatan PB PON XXI Aceh-Sumut 2024, Basarin Yunus Tanjung, kepada wartawan Jumat (2/8), mengatakan bahwa perhelatan akbar ini akan diselenggarakan di beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Utara sesuai jadwal yang telah ada. Saat ini, Pemprovsu sedang menyusun finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) dengan 60 rumah sakit se-Sumut. Sebanyak 1.150 tenaga kesehatan telah dipersiapkan untuk bertugas selama PON berlangsung.

Tenaga kesehatan yang disiapkan terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang telah terlatih dan siap memberikan layanan kesehatan terbaik. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan penanganan bila terjadi kecelakaan atau insiden terhadap para atlet, ujar Basarin.

Lebih lanjut, Plt Kadis Kesehatan Sumut menjelaskan bahwa rumah sakit rujukan tersebut berada di beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Utara, seperti Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kota Binjai, Kota Langkat, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Toba, Kabupaten dan Kota Tebing Tinggi. “Sekarang ini masih menyusun finalisasi MoU dengan rumah sakit bersangkutan agar nantinya kesiapan rumah sakit menjelang PON yang hanya beberapa hari lagi bisa siap digunakan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam sejarahnya, Provinsi Aceh akan menghelat PON untuk pertama kalinya. Sementara bagi Provinsi Sumatera Utara, ini akan menjadi kali kedua setelah sebelumnya pernah digelar pada tahun 1953. PON kedua ini akan digelar pada 8 hingga 20 September 2024.

Sebanyak 67 cabang olahraga (cabor) bakal dipertandingkan di PON edisi ke-21 tersebut. Dengan rincian, 34 cabor akan bertanding di Sumut dan 33 cabor lainnya bersaing di wilayah Aceh. Persiapan menyeluruh untuk memastikan kelancaran acara ini terus dilakukan oleh kedua provinsi.

Basarin menambahkan bahwa kerja sama dengan rumah sakit ini sangat penting untuk menjamin kesehatan dan keselamatan para atlet dan peserta PON. “Kita ingin memastikan bahwa semua atlet dapat berlaga dengan tenang, mengetahui bahwa ada fasilitas kesehatan yang siap membantu jika diperlukan,” katanya.

Selain itu, pihak penyelenggara juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa semua aspek kesehatan, mulai dari pencegahan hingga penanganan darurat, dapat terpenuhi. Upaya ini termasuk penyediaan ambulans, unit gawat darurat bergerak, dan pos kesehatan di setiap lokasi pertandingan.

“Semua tenaga kesehatan yang dilibatkan telah melalui pelatihan khusus terkait penanganan cedera olahraga dan kondisi medis darurat lainnya. Kami ingin memastikan bahwa PON XXI Aceh-Sumut 2024 berjalan lancar dan sukses tanpa hambatan berarti,” tutur Basarin.

Tidak hanya itu, fasilitas kesehatan yang disiapkan juga mencakup penyediaan obat-obatan dan perlengkapan medis yang cukup. “Kami telah bekerja sama dengan berbagai apotek dan distributor obat untuk memastikan ketersediaan stok obat-obatan yang dibutuhkan selama PON,” jelasnya.

Basarin juga menyampaikan pihaknya terus memantau perkembangan persiapan di lapangan dan melakukan koordinasi intensif dengan semua rumah sakit dan tenaga medis yang terlibat. “Kami berharap, dengan persiapan yang matang ini, PON XXI Aceh-Sumut 2024 bisa menjadi ajang yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tapi juga dalam memastikan kesehatan dan keselamatan semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.(Dave)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *