Tim Bina Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara yang dipimpin oleh Drs. Iyong Sahrial, S. Ag, melakukan kunjungan ke Perpustakaan Masjid Al-Hadhonah Balige. Kunjungan ini diadakan untuk meninjau fasilitas perpustakaan masjid dan memberikan masukan demi peningkatan kualitas layanan informasi keagamaan dan kebudayaan. Balige, 27 Februari 2025.
Rombongan disambut hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toba Samosir, Wanton Naibaho, S. Sos, M. Pd, Ka. Subbag Tata Usaha, Hukdin Samosir, S. Ag, M. Kom. I dan Kepala Seksi Bimbingan Mastyarakat Islam Sahari, S. Pd. I. Kepala Kantor mengucapkan selamat datang di Kabupaten Toba.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ajang berbagi informasi dan kolaborasi yang bermanfaat bagi perkembangan perpustakaan dan sumber informasi di wilayah kami,” ujar Wanton Naibaho.
Baca Juga: Terapkan Internalisasi Nilai Agama, Bimas Kristen Kankemenag Asahan MoU dengan Lapas Labuhan Ruku
Perpustakaan Masjid Al-Hadhonah, yang sebelumnya telah mendapatkan perhatian positif, kini memperoleh berbagai masukan berharga dari tim. Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toba Samosir, fasilitas yang ada di perpustakaan masjid ini sudah cukup baik, dengan menyediakan buku-buku, majalah, dan sumber informasi lain yang berkaitan dengan agama Islam, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. “Kami mengapresiasi upaya masjid dalam menyediakan wadah informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Iyong Sahrial memberikan beberapa saran untuk lebih mengembangkan perpustakaan masjid, antara lain: (1) Menyediakan sumber informasi yang akurat dan relevan; (2) Mengembangkan ilmu pengetahuan masyarakat dengan menyediakan informasi terkait ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) Menyediakan informasi kebudayaan dan sejarah Islam yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat luas.
“Saya melihat Perpustakaan Masjid Al-Hadhonah sudah sangat baik, terutama dalam koleksi buku dan majalah yang dimilikinya. Ruangan baca yang nyaman juga harus selalu dijaga dan ditata dengan rapi untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi pengunjung,” kata Iyong Sahrial. Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya fasilitas teknologi di perpustakaan, seperti komputer dan internet, untuk memudahkan pengunjung dalam mencari informasi.
Kepala Perpustakaan Masjid Al-Hadhonah, Ustad Junaedi Lubis, menyambut positif masukan dari Tim Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam. “Kami berterima kasih atas saran-saran yang diberikan. Ini akan menjadi acuan kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas di perpustakaan masjid kami,” ungkapnya.
Kunjungan ditutup dengan foto bersama antara rombongan Tim Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam serta pengurus Perpustakaan Masjid Al- Hadhonah Balige. (hirka_sahari)