matabangsa.com – Stabat : Mengakhiri kegiatan pembelajaran selama bulan ramadhan 1446H, siswaq kelas X dan XI MAN 2 Langkat mengelar kegiatan khatam Alqur’an. Kegiatan khataman Alqur’an dilaksanakan dilapangan tengah MAN 2 Langkat, diikuti oleh seluruh dewaan guru dan para siswa kelas X dan XI.
Dalam arahannya , kepala MAN 2 Langkat, Lenna R.Pohan mengharapkan agar khataman quran yang dilakukan tersebut bukan sebagai penanda terhentinya kegiatan membaca Quran oleh para siswa.
Baca Juga: Safari Ramadhan MTsN Pematangsiantar di Mushala Al-Falah Karangsari, Meriah dan Penuh Kebersamaan
“Kegiatan khataman quran ini adalah sebagai bentuk siar dan kebanggaan kita bahwa kita telah menyelesaikan membaca quran. Selanjutnya kita harus terus membiasakan membaca qur’an sebagai wujud cinta kita kepada qur’an. Dengan rajin membaca qur’an kita berharap bahwa ini akan menjadi salah satu amal yanag akan memberikan safaat kepada kita nantinya. Siswa MAN 2 langkat harus menjadi siswa yanag bukan hanya tidak buta baca qur’an namun dapat membumikan nilai- nilai qur’an dalam kehidupan sehari- hari,” ujarnya.
Guru PAI MAN 2 Langkat yang juga merupakan kepala laboratorium keagamaan MAN 2 langkat, Ahmad Mursalin mengatakan bahwa kegiatan khataman quran dapat meningkatkan rasa cinta serta memotivasi siwa untuk memperlancar, menghafal dan memahami alquran. Selain sebagai sebuah tradisi positif, khataman qur’an dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran dengan baik dan benar.
Ajaran dalam Al-Qur’an mengajarkan pentingnya berbagi, membantu orang lain, dan menjaga hubungan sosial yang baik, sehingga khataman Quran dapat meningkatkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama. Setelah menghatamkan Al-Quran, siswa akan merasa lebih termotivasi untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam lebih dalam, sehingga kehidupan mereka lebih tertata dan menjadi teladan di masa depan.
Baca Juga: Bupati Langkat Syah Afandin Sambut Kacab Baru Bank Mandiri P. Berandan, Ajak Perkuat Sinergitas
“Membaca Al-Quran, termasuk dalam proses khataman, dapat membantu menenangkan hati dan jiwa. Siswa yang ikut dalam proses mengkhatamkan Al-Qur’an akan menjadi contoh bagi teman-temannya untuk belajar lebih giat dan mencintai Al-Qur’an. Dalam mengikuti proses Khataman Al Quran, siswa juga belajar untuk meningkatkan kualitas bacaan Al Quran mereka.Melalui proses ini, siswa dapat belajar untuk menghargai Al Quran serta memperdalam pengertiannya. Tradisi ini juga mengajarkan siswa untuk berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik, serta membangun rasa kebersamaan dan kekompakan di antara siswa.” Ujarnya
Sementara dalam penjelasannya kepada huimas, wakil kepala bidang kurikulum, Ratna Tri Utami mengatakan bahwa kegiatan khataman quran tersebut sekaligus merupakan penutup kegiatan ramadhan bagi kelas XI dan X.” Pembelajaran Ramadhan diisi dengan kegiatan penguatan pembelajaran keagamaan seperti pembiasaan shalat duha, kegiatan tahfis , tadarus serta tausiah. Kegiatan pembelajaran selama bulan ramadhan hanya dilaksanakan oleh kelas XI dan X.
Baca Juga: Siswa MIN 7 Tapanuli Tengah Laksanakan Tadarus di Bulan Ramadan
Kelas XII pada waktu yanag sama akan melaksanakan ujian Semester dan ujian Madrasah. Hari ini merupakan hari terakhir kegiatan pembelajaran bagi kelas XI dan X di bulan Ramadhan, selanjutnya mereka akan melaksanakan pembelajaran mandiri di rumah- masing- masing. Kelas XII selanjutnya akan melaksanakan kegiata Assesmen Madrasah tahun 2025 karena sesuai jadwal kita akan melaksanakan kegiatan assessmen sejak tanggal 13 hingga 22 Maret 2025.
Karena adanya perubahan jadwal libur jelang idul Fitri maka waktu pelaksananan Assesmen kita percepat hingga tanggal 20 Maret. Perubahan waktu ini tidak mempengaruhi jumlah waktu dan soal yang telah disiapkan bagi siswa.” Jelasnya






