Setiap tanggal 1 Mei, ucapan “Selamat Hari Buruh” kembali memenuhi media sosial. Ada yang mengunggah poster, ada yang membuat video, ada pula yang menuliskan kalimat penuh semangat. Semua itu tentu baik. Namun, penghargaan kepada para pekerja seharusnya tidak berhenti sebagai ucapan yang hanya bertahan selama 24 jam.
Hari Buruh adalah pengingat bahwa hampir semua yang kita nikmati hari ini lahir dari kerja keras seseorang. Jalan yang mulus, gedung yang berdiri kokoh, makanan yang tersaji di meja, hingga layanan yang kita gunakan setiap hari—semuanya merupakan hasil dari tangan-tangan yang bekerja tanpa banyak sorotan.
Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Medan menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 kepada seluruh pekerja yang selama ini menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda pembangunan dan perekonomian.
Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., menyampaikan bahwa Hari Buruh merupakan momentum untuk memberikan penghormatan kepada seluruh pekerja yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan dedikasinya bagi kemajuan Kota Medan dan Indonesia.
“Atas nama pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kota Medan, saya mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026. Terima kasih kepada seluruh pekerja yang setiap hari bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Semoga seluruh pekerja selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, serta kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas hidup bersama keluarga,” ujar Wong Chun Sen.
Senada dengan itu, para Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., H. Zulkarnaen, S.K.M., dan Zulkarnaen SKM? (Note: gunakan sesuai susunan pimpinan yang berlaku) menyampaikan bahwa pekerja merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Menurut mereka, kemajuan sebuah kota tidak akan pernah terwujud tanpa kontribusi para buruh dan tenaga kerja di berbagai sektor.
“Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja. Kami berharap hubungan industrial di Kota Medan terus berjalan harmonis sehingga mampu menciptakan iklim kerja yang sehat, produktif, dan berkeadilan bagi semua pihak,” ungkap jajaran Pimpinan DPRD Kota Medan.
Kalau dipikir-pikir, buruh adalah profesi yang paling jarang meminta tepuk tangan. Mereka lebih sering meminta kesempatan bekerja dengan layak, mendapatkan penghasilan yang adil, serta lingkungan kerja yang aman dan manusiawi. Hal-hal sederhana yang justru menjadi fondasi bagi kesejahteraan.
Hari Buruh juga menjadi momentum untuk mengingat bahwa hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah bukanlah arena saling berhadapan. Idealnya, ketiganya berjalan berdampingan. Pengusaha membutuhkan pekerja, pekerja membutuhkan lapangan kerja, dan pemerintah hadir memastikan keduanya tumbuh dalam ekosistem yang sehat dan berkeadilan.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin cepat, tantangan para pekerja juga semakin besar. Adaptasi terhadap keterampilan baru, persaingan global, hingga perubahan pola industri menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan perhatian semua pihak.
Karena itu, penghormatan kepada buruh tidak cukup diwujudkan lewat spanduk atau seremoni tahunan. Bentuk penghargaan yang paling nyata adalah menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi.
Semoga Hari Buruh 2026 menjadi pengingat bahwa setiap profesi memiliki nilai yang sama berharganya. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil untuk dihargai, selama dilakukan dengan jujur dan penuh tanggung jawab.
Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026. Terima kasih kepada seluruh pekerja yang terus menjadi penggerak kemajuan dengan semangat yang tak pernah lelah. Karena di balik setiap kota yang terus berkembang, selalu ada tangan-tangan pekerja yang bekerja lebih keras daripada yang sering terlihat.(***)






