Pojok PBB Hadir di Supermarket, Lauren: Bayar Pajak Kini Tak Perlu Jauh-Jauh
MEDAN — Membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) biasanya identik dengan urusan administrasi yang kadang membuat warga harus menyisihkan waktu khusus. Namun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan mencoba membuat urusan tersebut lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Melalui program Pojok PBB, layanan pembayaran dan konsultasi PBB hadir di sejumlah pusat perbelanjaan, termasuk Brastagi Supermarket Tiara, Brastagi Supermarket Gatot Subroto (Gatsu), serta Ringroad City Walk.
Program yang berlangsung hingga 30 September 2026 itu mendapat sambutan positif dari pihak pengelola supermarket.
Lauren, selaku Store Management Brastagi Supermarket Tiara, mengimbau masyarakat Kota Medan untuk memanfaatkan keberadaan Pojok PBB tersebut, Minggu 27 September 2026.
Menurutnya, kehadiran layanan pajak di lokasi yang memang ramai dikunjungi masyarakat menjadi langkah praktis. Warga dapat menyelesaikan kewajiban perpajakan sembari menjalankan aktivitas belanja.
“Sekarang ada Pojok Pajak PBB di Brastagi Supermarket Tiara. Kami mengajak warga Kota Medan untuk memanfaatkan fasilitas ini dan membayar pajaknya di lokasi,” ujar Lauren.
Dari sisi ekonomi, model pelayanan seperti ini terbilang menarik. Pemerintah tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan pajak, tetapi justru mendekatkan layanan kepada warga di tempat mereka beraktivitas.
Istilah sederhananya, kalau warga sudah datang ke supermarket untuk belanja, kenapa harus jauh-jauh mencari tempat membayar pajak?
Kehadiran Pojok PBB juga menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pusat perbelanjaan yang selama ini identik dengan transaksi barang dan jasa, kini sekaligus menjadi titik layanan kewajiban perpajakan.
Bagi masyarakat, kemudahan ini tentu punya nilai praktis. Waktu yang biasanya harus dialokasikan khusus untuk mengurus PBB dapat dipangkas. Sementara bagi pemerintah daerah, semakin dekat layanan dengan masyarakat diharapkan semakin mendorong kepatuhan pembayaran pajak.
Lauren pun mengajak warga Medan agar tidak melewatkan kesempatan tersebut.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan Pojok PBB sebagai sarana untuk membayar sekaligus berkonsultasi mengenai kewajiban PBB.
Sebab, membayar pajak memang kewajiban. Tetapi membuat warga lebih mudah menunaikannya adalah bagian dari pelayanan.
Dan kalau bisa bayar PBB sambil belanja, tentu lebih praktis. Setidaknya warga tidak perlu membuat agenda khusus hanya untuk mencari loket pajak.
Bagi pemerintah daerah, harapannya sederhana: pajak masuk, pelayanan jalan, ekonomi pun tetap berputar.(***)






