matabangsa.com – Naekake | Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Naekake kembali menunjukkan keberhasilan pendekatan teritorial melalui komunikasi sosial yang humanis di wilayah perbatasan. Pada Rabu (19/11), personel Pos Naekake menerima penyerahan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dari warga Desa Naekake B, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Senjata tersebut diserahkan secara sukarela oleh Bapak LT (58), warga setempat yang dengan kesadaran penuh ingin berpartisipasi dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah perbatasan. Penyerahan ini menjadi bukti kuat adanya rasa percaya masyarakat terhadap aparat Satgas Pamtas yang selama ini aktif membangun kedekatan melalui pendekatan persuasif.
Tindakan sukarela tersebut mendapat apresiasi dari pihak Satgas, karena menjadi bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mencegah peredaran senjata api ilegal yang dapat mengancam keamanan perbatasan.
Personel Pos Naekake kemudian melakukan penerimaan senjata sesuai prosedur pengamanan materiil. Dalam momen itu, anggota Satgas juga memberikan edukasi terkait bahaya kepemilikan senjata api rakitan serta risiko hukum yang dapat timbul apabila senjata tersebut disalahgunakan.
Selain memberikan pemahaman, Satgas juga mengimbau masyarakat yang masih menyimpan senjata ilegal agar tidak ragu menyerahkannya melalui jalur resmi guna menjaga keamanan, kenyamanan, serta kondusifitas di lingkungan mereka.
Danpos Naekake, Serka Mohtadi, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada masyarakat yang telah berinisiatif menyerahkan senjata api tersebut. Ia menilai bahwa langkah ini merupakan hasil dari terjalinnya hubungan baik antara Satgas dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesadaran dan kerja sama masyarakat di wilayah perbatasan ini. Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi intensif mampu menciptakan kondisi aman, tertib, dan kondusif,” ujar Serka Mohtadi.
Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus mempertegas bahwa keamanan wilayah perbatasan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, namun juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat untuk mencegah potensi ancaman.
Ke depan, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad akan terus meningkatkan kegiatan pembinaan teritorial, patroli keamanan, serta komunikasi sosial di seluruh wilayah tugas mereka. Program tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga.
Melalui berbagai kegiatan teritorial tersebut, Satgas berkomitmen menjaga keamanan sekaligus mencegah segala bentuk aktivitas ilegal termasuk peredaran senjata rakitan di sepanjang wilayah perbatasan RI–RDTL.(***)
Foto: Personel Pos Naekake Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad menerima satu pucuk senjata api rakitan dari warga Desa Naekake B sebagai wujud kepercayaan dan dukungan terhadap keamanan perbatasan.
Tags
#SatgasPamtas, #Yonarhanud2Kostrad,#Penkostrad, #PerbatasanRTRTL,#KeamananPerbatasan, #SenjataRakitan,
#TNIAD, #KemanunggalanTNI, #NaekakeB






