Sumut Diangkat Jadi Role Model Nasional, Wammendagri Bima Arya: Penurunan Inflasi Bukti Kerja Nyata Daerah

Ekonomi55 Dilihat

matabangsa.com – Medan | Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam menekan laju inflasi kembali mendapat sorotan positif dari pemerintah pusat. Bukan sekadar apresiasi, tetapi Sumut disebut sebagai salah satu provinsi yang mampu menunjukkan efektivitas strategi daerah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok sepanjang 2025.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya pada Senin (17/11/2025). Dijelaskan bahwa penurunan inflasi Sumut dari 5,32% (September) menjadi 4,97% (Oktober) adalah capaian signifikan di saat sebagian daerah masih berjuang menghadapi kenaikan harga pangan.

Menurut Bima Arya, keberhasilan Sumut tidak lepas dari kemampuan pemerintah daerah melakukan intervensi cepat — terutama dalam menjaga suplai komoditas strategis seperti beras, cabai, dan bawang merah. “Ini bukan program yang biasa-biasa saja. Ada langkah konkret, kolaborasi, dan keberanian mengambil kebijakan lintas sektor,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Sumut, Surya, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja teknis dari berbagai perangkat daerah, BUMD, serta pendampingan pemerintah pusat. Gerakan pangan murah, operasi pasar intensif, dan pembelian cabai lintas provinsi menjadi kunci dalam menahan lonjakan harga.

Surya memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut menjalankan 11 aksi cepat pengendalian inflasi serta mengoptimalkan peran BUMD dalam stabilisasi harga. “Sumut tidak hanya bereaksi ketika harga naik, tetapi menyiapkan langkah pencegahan sebelum krisis muncul,” ujarnya.

Selain itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat pencapaian ini. Sumut mencatat penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 3,56%, terutama di enam daerah yang sebelumnya rentan gejolak harga. Tren ini menjadi bukti bahwa intervensi pemerintah daerah tepat sasaran.

Dengan posisi Sumut yang mulai dilihat sebagai role model, pemerintah pusat berharap daerah lain dapat mengadaptasi strategi serupa, khususnya dalam pembenahan rantai pasok dan penguatan ketahanan pangan lokal.

Sumut kini berada pada fase konsolidasi, di mana upaya pengendalian inflasi tidak hanya difokuskan pada harga, tetapi juga pada penguatan ekosistem produksi pangan jangka panjang. Pemerintah Provinsi memastikan sinergi antarlembaga terus berjalan agar stabilitas dapat dipertahankan menjelang akhir 2025.(***)

Tags:

#PengendalianInflasi, #SumateraUtara, #Kemendagri, #StabilisasiHarga, #PanganMurah, #OperasiPasar, #BUMDSumut, #Inflasi2025, #RakorInflasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *