Isi Konten
- Saham MERI Melejit 341% Usai IPO, BEI Tekan Rem Darurat! Merry Riana: Ini Maraton, Bukan Sprint
- 6 hari melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak IPO pada 10 Juli, harga sahamnya sudah melesat 341,41%
- MERI punya masalah hukum atau fundamental
- dua saham IPO yang barengan sama MERI
matabangsa.com – Jakarta: Saham PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) lagi jadi buah bibir di kalangan investor ritel! Gimana enggak, baru 6 hari melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak IPO pada 10 Juli, harga sahamnya sudah melesat 341,41%! Tapi euforia itu langsung dapat “rem darurat” dari BEI: MERI resmi di-suspend di pasar reguler dan pasar tunai.
Eits, tenang dulu. Ini bukan karena MERI punya masalah hukum atau fundamental, lho. Ini murni aksi cooling down dari BEI — mekanisme standar saat sebuah saham mengalami kenaikan ekstrem dalam waktu singkat. Biar pasar bisa tarik napas, dan investor bisa berpikir jernih.
Fenomena ini juga dialami oleh dua saham IPO yang barengan sama MERI, yaitu COIN dan CDIA, yang juga naik di atas 300% dan ikut masuk radar Unusual Market Activity (UMA), sebelum akhirnya kena suspensi juga. Jadi, MERI nggak sendirian.
Pihak manajemen MERI pun menyambut positif keputusan BEI. Dalam keterangan resmi, Merry Riana, sang Founder sekaligus Komisaris Utama, menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme pasar, sekaligus dukungan terhadap visi besar MERI di dunia pendidikan.
“Saya sangat bersyukur atas antusiasme luar biasa dari masyarakat dan para investor. Sejak awal, kami menyadari bahwa pendidikan bukan tren sesaat. Pendidikan adalah fondasi bangsa,” ujar Merry Jumat 18 Juli 2025.
Dalam pernyataannya, Merry juga menegaskan bahwa dirinya mengunci (lock-up) seluruh saham pribadinya selama 5 tahun ke depan. Artinya, jangan harap beliau akan take profit cepat-cepat. “Saya baru akan menikmati hasilnya setelah 2030. Karena saya percaya, ini bukan sprint. Ini maraton,” ucapnya penuh semangat.
Buat yang belum kenal, PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) adalah perusahaan edukasi transformasional yang fokus mengembangkan karakter, soft skills, dan kepercayaan diri anak muda Indonesia. Lewat tiga lini utama — Learning Center, Event-Based Learning, dan Digital Learning — MERI sudah tumbuh rata-rata 30% per tahun dalam tiga tahun terakhir. Bukan kaleng-kaleng.
So, meskipun saat ini sahamnya di-pause sementara, tidak ada perubahan dalam operasional dan ekspansi perusahaan. Semua masih on-track sesuai dengan prospektus IPO. Dan yang terpenting, tidak ada isu fundamental, hukum, atau manajemen yang mendasari suspensi ini.
“Untuk para investor jangka panjang, yang percaya pada visi kami, yang tidak hanya melihat angka hari ini tapi juga masa depan pendidikan Indonesia… terima kasih,” tutup Merry.(***)





