Yonkes 2 Kostrad Bicara Soal Kehamilan Sehat: Prajurit Kuat, Keluarga Sehat
Malang – Menjadi prajurit memang dituntut kuat menghadapi berbagai medan dan situasi. Tetapi, ada satu “medan” yang tak kalah penting untuk dipahami: menjaga kesehatan keluarga, terutama ketika sang istri sedang menjalani masa kehamilan.
Pesan itulah yang dibawa Yonkes 2/YBH/2 Kostrad melalui Seminar Kesehatan bertema “Kehamilan Sehat, Persalinan Aman, Kunci Kesehatan Ibu dan Bayi” yang digelar di Aula Yonkes 2/YBH/2 Kostrad, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (6/9/2026).
Sebanyak 215 anggota Persit dan 35 prajurit Yonkes 2/YBH/2 Kostrad mengikuti kegiatan tersebut. Jumlah peserta ini cukup untuk menunjukkan bahwa urusan kesehatan keluarga bukan sekadar urusan tenaga medis. Prajurit pun perlu dibekali pengetahuan, karena menjadi kepala keluarga ternyata juga membutuhkan “amunisi” berupa informasi yang benar.
Seminar tersebut dihadiri langsung oleh Danyonkes 2/YBH/2 Kostrad Letkol Ckm dr. David M. Purba, M.Ked(Surg)., Sp.B., M.Tr.Mil.
Hadir sebagai narasumber dr. Indra Tarigan, Sp.OG., dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang juga aktif sebagai praktisi kesehatan sekaligus influencer.
Dalam sambutannya, Danyonkes 2/YBH/2 Kostrad menekankan pentingnya meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak.
Maklum, kalau urusan latihan dan tugas lapangan prajurit sudah terbiasa disiplin. Namun ketika masuk ke urusan kehamilan, disiplin saja belum cukup. Pengetahuan juga perlu diperkuat agar keluarga tidak hanya mengandalkan informasi dari grup percakapan atau hasil pencarian internet yang sumbernya entah dari mana.
Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Koorcab Divif 2 PG Kostrad Ny. dr. Kamelia Keristina Junika Sarumpaet, M.Ked Clinpath, Sp.PK., berharap materi yang diberikan dapat menambah wawasan sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Materi seminar kemudian membahas pentingnya menjaga kesehatan sejak masa persiapan kehamilan hingga proses persalinan. Tidak kalah penting, dibahas pula mengenai peran suami dan keluarga dalam memberikan dukungan kepada ibu hamil.
Di sinilah peran prajurit sebagai suami mendapat “penugasan” tambahan. Jika selama ini prajurit identik dengan kesiapan menghadapi tugas negara, maka dalam kehidupan keluarga mereka juga dituntut siap mendampingi istri, memahami kondisi kehamilan, serta memberikan dukungan yang dibutuhkan.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi selama seminar, sebelum acara ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada narasumber, doa, dan penutupan.
Bagi Yonkes 2/YBH/2 Kostrad, kegiatan ini bukan sekadar seminar kesehatan yang selesai ketika mikrofon dimatikan. Edukasi semacam ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keluarga besar satuan mengenai pentingnya kehamilan sehat dan persalinan aman.
Sebab, kekuatan sebuah satuan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan prajurit ketika berdiri dalam barisan. Di balik setiap prajurit yang siap menjalankan tugas, ada keluarga yang juga membutuhkan perhatian dan kesehatan yang terjaga.
Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Dengan terlaksananya seminar ini, Persit dan prajurit Yonkes 2/YBH/2 Kostrad diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak masa kehamilan serta mampu memberikan dukungan optimal kepada ibu dan bayi.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, lancar, dan penuh antusiasme.
Karena pada akhirnya, prajurit yang tangguh bukan hanya mereka yang kuat menjalankan tugas di lapangan. Keluarga yang sehat juga menjadi bagian dari kekuatan prajurit—sebab sebelum menjaga negara, ada keluarga yang terlebih dahulu harus dijaga.(***)






