Bharat Corner Diresmikan di Raksana School, Diplomasi India Masuk Lewat Yoga hingga Bollywood

Bharat Corner Diresmikan di Raksana School, Diplomasi India Masuk Lewat Yoga hingga Bollywood

MEDAN – Diplomasi antarnegara ternyata tidak selalu harus berlangsung di ruang rapat dengan meja panjang dan bahasa yang kaku. Di Medan, diplomasi India-Indonesia justru hadir lebih santai, lengkap dengan musik Bollywood, yoga, beasiswa hingga hadiah kaus.

Konsulat Jenderal India di Medan meresmikan Bharat Corner di Raksana School, Medan, Senin (21/9/2026). Peresmian tersebut dilakukan Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, bersama HRD Supervisor Yayasan Pendidikan Raksana, Franklin Manullang, S.S.

Bharat Corner menjadi bagian dari rangkaian Tahun Tagore-Dewantara, yang mengusung semangat diplomasi budaya dan pendidikan antara India dan Indonesia.

Begitu tiba di sekolah, Ravi Shanker Goel langsung mendapat sambutan dari para siswa. Bukan tepuk tangan biasa, melainkan penampilan musik yang membawakan Lagu Kebangsaan India dan sejumlah lagu Bollywood.

Suasana pun sontak menjadi lebih meriah. Diplomasi yang biasanya identik dengan dokumen, pertemuan bilateral dan bahasa resmi, kali ini terdengar lebih akrab lewat alunan musik.

Dalam kegiatan tersebut, Konsul Jenderal India berinteraksi dengan para siswa dan tenaga pendidik Raksana School. Ia menekankan pentingnya hubungan antarmasyarakat, pertukaran budaya serta nilai-nilai bersama yang selama ini menjadi bagian dari hubungan India dan Indonesia.

Para siswa juga mendapat kesempatan mengenal lebih dekat India, mulai dari budaya hingga tradisinya. Konsulat India turut membagikan kaus Yoga dan sejumlah hadiah kepada peserta.

Kalau diplomasi biasanya membawa pulang dokumen kerja sama, para siswa Raksana tampaknya mendapat bonus yang lebih praktis: kaus yoga dan pengalaman mengenal India dari dekat.

Dari Bollywood ke Beasiswa

Tidak berhenti pada urusan budaya, Ravi Shanker Goel juga memperkenalkan berbagai peluang pendidikan dan pengembangan kapasitas yang ditawarkan Pemerintah India.

Di antaranya beasiswa melalui Indian Council for Cultural Relations (ICCR) serta program pelatihan melalui Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC).

Para siswa dan tenaga pendidik yang berminat didorong memanfaatkan peluang tersebut untuk melanjutkan pendidikan tinggi maupun mengembangkan kemampuan profesional di India.

Dengan begitu, Bharat Corner bukan sekadar sudut ruangan berisi informasi tentang India. Ia diharapkan menjadi pintu kecil menuju kesempatan yang lebih besar.

Konsul Jenderal juga menawarkan pemutaran khusus film-film India bagi siswa dan tenaga pendidik Raksana School. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus apresiasi terhadap perfilman dan budaya India.

Jadi, kalau selama ini India bagi sebagian siswa mungkin hanya sebatas Bollywood, kini cakupannya diperluas: ada pendidikan, teknologi, budaya, hingga peluang studi.

Yoga Bukan Sekadar Gaya di Media Sosial

Pesan lain yang dibawa Konsulat India adalah mengenai Yoga for Healthy Aging atau yoga untuk penuaan yang sehat.

Para siswa dan tenaga pendidik didorong menerapkan yoga dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik dan mental.

Konsulat India menempatkan yoga sebagai salah satu warisan budaya India sekaligus pendekatan holistik terhadap kesehatan dan kesejahteraan.

Dengan kata lain, yoga tidak hanya soal pose tubuh yang terlihat bagus ketika difoto untuk media sosial. Ada nilai kesehatan dan keseimbangan yang ingin diperkenalkan kepada komunitas sekolah.

Ayurveda dan Gandhi Jadi Agenda Berikutnya

Diplomasi budaya India di Medan juga belum selesai di Bharat Corner.

Ravi Shanker Goel mengundang siswa dan tenaga pendidik Raksana School untuk mengikuti kegiatan Hari Ayurveda pada 23 September 2026 di Universitas Sumatera Utara.

Selain itu, mereka juga diajak mengikuti peringatan Gandhi Jayanti pada 2 Oktober 2026 di Jalan Gandhi dan Universitas Sari Mutiara.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum mengenang kelahiran Mahatma Gandhi, tokoh India yang dikenal dengan nilai-nilai perdamaian dan perjuangan tanpa kekerasan.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya mengenal India dari sisi budaya populer, tetapi juga memahami Ayurveda, pendekatan holistik terhadap kesehatan, serta nilai perdamaian, non-kekerasan dan keharmonisan yang diperjuangkan Gandhi.

Bharat Corner, Sudut Kecil dengan Misi Besar

Peresmian Bharat Corner menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Konsulat Jenderal India di Medan memperkuat hubungan India dan Indonesia melalui jalur pendidikan dan budaya.

Sekilas, sebuah sudut khusus di sekolah mungkin terdengar sederhana. Namun dari sudut itulah siswa bisa mengenal bahasa, budaya, pendidikan, film, yoga, Ayurveda hingga peluang belajar di India.

Sebab, hubungan dua negara tidak selalu harus dimulai dari pertemuan para pejabat tinggi. Kadang-kadang, ia justru tumbuh dari ruang kelas, sebuah lagu Bollywood, sehelai kaus yoga, dan rasa ingin tahu seorang siswa tentang negeri yang selama ini hanya dikenalnya lewat layar televisi.

Dan jika diplomasi bisa dibuat sedekat itu dengan kehidupan sehari-hari, barangkali hubungan India-Indonesia memang tidak perlu selalu berbicara serius. Sesekali, biarkan musik Bollywood yang mengambil alih panggung.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *