Matabangsa.com – Binjai : Kelas Percepatan merupakan salah satu program unggulan MAN Binjai. Program ini membantu peserta didik belajar sesuai dengan gaya belajarnya yang cepat, dan mempersiapkan mereka untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri dengan waktu yang lebih cepat.
Kelas Percepatan di MAN Binjai berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil mengantarkan tujuh peserta didik di perguruan tinggi negeri (PTN) favorit. Keberhasilan ini menjadikan mereka siap untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri lebih cepat.
Plt.Ka. MAN Binjai Abdullah Salamuddin, Sabtu (12/4/2025) dengan bangga menyatakan, sangat bersyukur melihat prestasi gemilang siswa siswi MAN Binjai. Program kelas percepatan tidak hanya mempersiapkan mereka untuk masuk perguruan tinggi lebih dulu, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang intensif untuk mencapai prestasi maksimal.
WKM Kurikulum Zul Azhar menambahkan peserta didik kelas percepatan tidak hanya dibekali dengan kurikulum yang memadai di lingkungan madrasah, tetapi juga mendapatkan pendampingan dari pengajar eksternal yang berkompeten.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi peserta didik kami dengan menyediakan pengajar eksternal yang memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan mereka, terutama dalam menghadapi sub tes seleksi perguruan tinggi,” ungkapnya.
Kepala MAN Binjai menyampaikan, keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi MAN Binjai sebagai lembaga pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dengan terus mengembangkan program-program inovatif seperti kelas percepatan, harapan untuk mencetak lebih banyak lulusan yang berprestasi di tingkat perguruan tinggi terus diupayakan.
“Kami akan terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik kami di MAN Binjai, agar mereka dapat meraih masa depan yang gemilang,” tutup Abdullah.
Peserta didik tersebut di antaranya, Aniz Chayara Nadhifa (Teknologi produksi ternak – IPB), Dafa Aditya Sembiring ( pendidikan tata boga – unimed), Muhammad Gilang Ramadhan ( agroekoteknologi – unimal ), Aldo Tri Fadlansyah (administrasi perkantoran-unimed), Abror Zaidan ( agribisnis – unimal ), dan Ayni Asmarani Siregar (Matematika – USU) .(ma)






