Dari Hobi Menggambar ke Balai Kota, Kisah Rico Waas Menginspirasi Mahasiswa Binus Medan
Perjalanan hidup Rico Tri Putra Bayu Waas dari anak yang gemar menggambar hingga memimpin Kota Medan, menjadi inspirasi bagi ratusan mahasiswa Binus University Medan dalam studium generale bertema Entrepreneurial Mindset for Young Innovators, Selasa (28/4/2026).
Di hadapan mahasiswa, Rico Waas tampil bukan sekadar sebagai Wali Kota Medan, tetapi sebagai sosok yang membagikan pengalaman hidupnya yang penuh tantangan, kegagalan, dan keberanian untuk bangkit. Ia mengisahkan masa kecilnya sebagai anak yang lebih suka menggambar daripada berhitung, bahkan kerap dimarahi guru.
Namun dari pengalaman itu, ia belajar bahwa setiap orang memiliki jalannya sendiri dan tidak harus berhasil dengan cara yang sama. Rico Waas juga mengaku pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya. Baginya, kegagalan bukan akhir, melainkan proses yang membentuk mental untuk terus berusaha lebih keras.
“Saya pernah gagal, tapi itu yang membuat saya bekerja lebih keras,” kata Rico Waas di hadapan mahasiswa dan staf akademik kampus. Ia kemudian mengajak mahasiswa mengubah pola pikir dan tidak takut menghadapi sesuatu yang belum tentu terjadi. “Mindset itu harus dibongkar. Jangan takut duluan,” tegasnya.
Sebagai alumni Binus, Rico Waas juga membuka peluang magang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pembangunan Kota Medan. Ia menegaskan tiga kunci menjadi entrepreneur, yakni berani memulai, adaptif terhadap perubahan, dan membangun kolaborasi.
Sementara itu, Direktur Kampus Binus Medan Tri Juniarti mewakili Rektor Nelly, menilai kegiatan ini penting untuk membangun pola pikir inovatif mahasiswa serta memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dan industri dalam mencetak generasi penggerak ekonomi kreatif.(***)






