Miris, Rumah Jagal Anjing Di Blitar Digrebek Polisi

Matabangsa25 Dilihat

Matabangsa.com – Blitar : Keresahan warga dengan maraknya penjualan masakan berbahan daging anjing di wilayah Kabupaten Blitar bagian timur akhirnya terkuak. Pihak Kepolisian akhirnya melakukan penggerebekan sebuah rumah penjagalan anjing di Desa Sidomulyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Disampaikan, Kapolsek Selorejo AKP Eddy Suhartono, Kamis (24/03/22). menyebutkan penggerebekan ini bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari para aktivis. Pihaknya pun langsung melakukan penelusuran bersama. Dan didapati sebuah rumah penjagalan anjing milik Kateni di wilayah Desa Sidomulya, Selorejo, Blitar ditemukan.

“Bersama aktivis pelindung hewan dari Bogor, kami menelusuri Desa Sidomulyo, dan menemukan rumah Kateni digunakan untuk jagal anjing,” terang Eddy.

Puluhan anjing ditemukan disekap di rumah Kateni diikat dan dikerangkeng. Ada pula yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan telah terpotong siap untuk di masak.

“Di temukan anjing dalam dua kandang dalam keadaan terikat, ada di karung, ada yang ditemukan terpotong di freezer. Total ada 40 yang sudah dipotong 6 ekor,” terang Kapolsek.

Pemilik rumah jagal pun telah digelandang ke Polres Blitar, untuk diperiksa dan interogasi tentang peredaran daging anjing ini.

“Resmob sudah ke tempat kejadian perkara dan ‘K’ sudah kami serahkan untuk diperiksa di Polres Blitar,” bebernya.

Laporan tentang pemilik rumah penjagalan anjing ke Polres Blitar diterima dengan nomor LP/B/16/III/2022/SPKT/POLRES BLITAR/POLDA JAWA TIMUR, dilaporkan oleh Kordinator Animals Hope Shelter(AHS), Christian JP.

Christian mengatakan keberadaan rumah jagal ini pertama kali diketahuinya oleh salah satu tim AHS melalui laporan warga. Mereka pun mencari tahu dengan mendatangi tempat Selorejo, Blitar.

Dan benar di lokasi tersebut kemudian ditemukan belasan anjing yang terikat dan ditutupi karung. Lalu di rumah jaga itu pula, terdapat dua ruangan yang digunakan menyekap anjing-anjing, mirisnya lagi terdapat pula enam ekor anjing yang telah dalam kondisi meninggal dan terbakar ditemukan dalam lemari pendingin.

Christian menambahkan, total ada 36 ekor anjing. Mereka disekap dan diikat. Ada pula yang sudah dipotong dan dimasukin ke dalam freezer untuk diawetkan. (c-git)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *