matabangsa.com – Panyabungan : Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan serta keterampilan sosial di kalangan siswa, MTsN 5 Mandailing Natal menggelar Pelatihan Fardu Kifayah yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 20-21 Maret 2025. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dan melibatkan beberapa narasumber ahli di bidang keagamaan.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan tentang tata cara pelaksanaan fardu kifayah, seperti memandikan, mengkafani, menyolatkan, dan menguburkan jenazah. Pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi tanggung jawab sosial dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Monitoring Ketua Tim Humas Kanwil Sumut ke MIN 2 Asahan: Penguatan Keterampilan Penulisan Berita
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd., dalam sambutannya mengatakan, “Pelatihan Fardu Kifayah ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan keterampilan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.”
Para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung melalui demonstrasi yang diberikan oleh para narasumber, yang dipimpin langsung ustadz Sabruddin, S.Pd.I dan seluruh Guru PAI . Siswa juga diajak untuk mempraktikkan tahapan-tahapan fardu kifayah secara berkelompok, guna memastikan pemahaman yang menyeluruh.
Salah satu peserta pelatihan, Rendy, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat baginya. “Saya merasa pelatihan ini penting karena kami diajarkan bagaimana cara menangani jenazah sesuai dengan tuntunan Islam. Ini adalah pelajaran yang tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membantu orang lain di masa depan.”
Baca Juga: Kemenag Tanjungbalai Laksanakan Festival Ramadhan Dan Salurkan Paket Ramadhan Sebanyak 300 Paket
Selain itu, pelatihan ini juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong kepada siswa, karena fardu kifayah merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh umat Islam secara bersama-sama. Di akhir kegiatan, para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para narasumber.
Kegiatan pelatihan fardu kifayah ini mendapatkan apresiasi yang positif dari para orang tua dan masyarakat setempat. Diharapkan, pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kewajiban sosial dan keagamaan di kalangan siswa MTsN 5 Mandailing Natal.






