Babinsa Koramil 0201-02/MT Dukung Program Makan Bergizi Nasional untuk Ribuan Siswa

Babinsa66 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Dua orang Babinsa Koramil 0201-02/MT, Serda Adi Winarto dan Serda Setiawan, melaksanakan kegiatan monitoring program makan bergizi untuk siswa-siswi tingkat TK, SD, dan SMP yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Pelayanan Dapur Bergizi. Kegiatan berlangsung serentak di tiga kelurahan yakni Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Lama, Pulo Brayan Bengkel Baru, dan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, mulai pukul 09.00 WIB, Senin 14 April 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Polsek Medan Timur, para lurah setempat, kepala lingkungan, perwakilan Badan POM, serta puluhan kepala sekolah dari berbagai yayasan dan sekolah negeri seperti YWKA, HKBP, Muhammadiyah 28, Al Fattah, Al Ihsan, dan lainnya. Turut serta juga Kepala SPPG, Adenissa Salsabila, sebagai pelaksana lapangan dari program ini.

Sebanyak 24 sekolah dan satu pondok pesantren menerima distribusi makanan bergizi dengan total porsi mencapai 3.. Jumlah siswa penerima manfaat tercatat sebanyak 2.882 orang. Setiap sekolah menerima distribusi sesuai jumlah siswa masing-masing, misalnya SD Muhammadiyah 28 menerima 317 porsi, SDN 060861 sebanyak 310 porsi, serta SDN lainnya berkisar antara 100 hingga 250 porsi.

Babinsa Serda Adi Winarto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepada program pemerintah dalam meningkatkan gizi anak-anak usia sekolah. “Kami hadir untuk memastikan distribusi berjalan lancar, tertib, dan sampai tepat sasaran,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa penting bagi semua pihak untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak. “Kami mengawasi langsung kualitas makanan yang dibagikan, dan mengimbau agar setiap dapur penyedia menjaga standar kebersihan serta keamanan pangan,” tambahnya.

Selain membantu pengawasan, Babinsa dan aparat lain turut serta dalam mengatur distribusi agar tidak terjadi penumpukan atau keributan di lapangan. Kegiatan ini berakhir pada pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar, serta disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa.

Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan cerdas, terutama bagi anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera. Kolaborasi antara TNI, pemerintahan, dan lembaga pendidikan menjadi kunci kesuksesan pelaksanaan program tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *