matabangsa.com-Medan: Sesuatu yang menyejukkan, melegakan, dan memberi harapan di tengah situasi yang sangat sulit dihadapi masyarakat saat ini, aksi sosial kemanusiaan menyentuh hati terus dihadirkan oleh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya Kota Medan melalui pengoperasian dapur umum yang konsisten menebar manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran dapur umum ini tidak hanya sekadar menyediakan makan gratis, akan tetapi juga menjadi simbol nyata solidaritas, kepedulian sosial, dan hadirnya rasa kekeluargaan di tengah-tengah warga.
Chief Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan, Haris, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dan komitmen organisasi dalam membersamai masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi harian yang layak dan sehat.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran GRIB Jaya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Setiap porsi yang kami siapkan dimasak dengan penuh keikhlasan dan perhatian terhadap standar gizi,” ujar Haris.
Pada hari pelaksanaan, Kamis (05/11/2026), dapur umum yang berada di Kantor DPC GARIB Jaya Kota Medan Jalan Sei Serayu No. 29, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, ini kembali mendistribusikan menu makanan sehat dan bergizi lengkap, terdiri dari nasi hangat dengan beragam pilihan lauk-pauk serta sayuran segar yang menggugah selera.
Keberlangsungan aksi sosial yang inspiratif ini tidak terlepas dari dorongan jiwa kedermawanan dan visi kemanusiaan para pimpinan inti DPC GRIB Jaya Medan.
Gerakan ini diinisiasi oleh Pembina GRIB Jaya Medan, Ferdy Sanjaya Sembiring, bersama Ketua DPC GRIB Jaya Medan, Rudy Ginting, didukung oleh Bendahara Rio Siahaan, Sekretaris Cabang Thoyib Marbun, Kabid OKK Dudi Efni Pasaribu, serta jajaran pengurus lainnya yang bahu-membahu mendedikasikan waktu dan tenaga demi kesuksesan misi sosial ini.
Melalui kesinambungan aksi Dapur Umum ini, DPC GRIB Jaya Medan membuktikan bahwa sinergi antara kepemimpinan yang berjiwa sosial dan kebersamaan pengurus mampu menciptakan gelombang kebaikan yang luas, menginspirasi banyak pihak untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
Program kemanusiaan yang telah berjalan selama tiga tahun ini menjadi bukti nyata konsistensi organisasi dalam membantu sesama, jauh sebelum pemerintah menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Suasana haru dan penuh kehangatan tampak jelas di lokasi pembagian. Warga penerima manfaat tak mampu menyembunyikan rasa syukur mereka ketika menerima paket makanan bergizi tersebut.
Sebagian dari mereka bahkan menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam sambil berkaca-kaca, merasa diperhatikan dan dihargai di tengah dinamika kehidupan saat ini.
Sejumlah warga yang ditemui awak media mengaku bersyukur atas keberadaan dapur umum tersebut.
Mereka menilai program ini bukan sekadar membantu mengatasi kesulitan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat.(***)






