Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau disingkat SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyeleksi calon mahasiswa baru yang berprestasi akademik tinggi dari siswa-siswi SMA, SMK, MA, MAK, atau Pesantren Mu’adalah agar memperoleh pendidikan tinggi di Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), atau Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di seluruh Indonesia berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya.
Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Setiap peserta dapat memilih jurusan Span-Ptkin yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Setiap peserta SPAN PTKIN dapat memilih 2 (dua) PTKIN yang diminati dan 2 (dua) program studi yang diminati pada masing-masing PTKIN. Adapun urutan prodi SPAN-PTKIN adalah berdasarkan prioritas peserta tersebut.
Kepala MAN Labuhanbatu Munir Nasution,S.Ag, M.Pd sangat mengapresiasi banyaknya jumlah siswa/i yang berhasil masuk ke PTN melalui jalur SPAN PTKIN tersebut.
Diketahui melalui WKM Akademik Saidah Hanim Siregar, S.Pd menjelaskan bahwa PTN dan jurusan yang berhasil masuk siswa MAN Labuhanbatu melalui jalur SPAN PTKIN ini beragam, diantaranya UIN SU, UIN Iman Bonjol Padang, UIN Ar Raniry Aceh, UIN Bukit Tinggi, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, UIN Suska Riau, UIN Raden Mas Said Surakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisongo Semarang, IAIN Lhokseumawe, UIN satu Tulung Agung,UIN Syuhada Padang Sidimpuan,IAIN Pontianak,UIN Syekh M.Djamil Djambek Bukittinggi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Selanjutnya Kepala Madrasah MAN Labuhanbatu berharap ‘’semoga tahun depan siswa siswi kami lebih banyak lagi masuk ke PTN,” tutup Munir. (YA)






