Komisi IV DPRD Medan Evaluasi DLH, Program dan Anggaran Tak Boleh Sekadar Bersih di Laporan

Komisi IV DPRD Medan Evaluasi DLH, Program dan Anggaran Tak Boleh Sekadar Bersih di Laporan

MEDAN — Komisi IV DPRD Kota Medan kembali menjalankan fungsi pengawasannya. Senin (7/9/2026), Komisi IV menggelar rapat kerja evaluasi Triwulan II Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Paul Mei Anton Simanjuntak, S.H., dan dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan.

Agenda evaluasi diarahkan pada capaian program dan kegiatan DLH selama triwulan kedua, sekaligus mencermati kesesuaian realisasi anggaran dengan target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026.

Bagi Komisi IV, evaluasi semacam ini bukan sekadar mencocokkan angka antara dokumen perencanaan dan laporan realisasi. Ada pertanyaan yang jauh lebih penting: sejauh mana uang daerah yang dibelanjakan benar-benar menghasilkan perubahan di lapangan?

Apalagi DLH bersentuhan langsung dengan persoalan yang setiap hari terlihat oleh masyarakat. Sampah, kebersihan lingkungan, kualitas pengelolaan lingkungan hingga berbagai program terkait lingkungan tidak bisa hanya dinilai dari tebal-tipisnya laporan kegiatan.

Jika anggaran berjalan tetapi persoalan lingkungan tetap berulang, tentu ada yang perlu dievaluasi. Sebaliknya, ketika program mampu memberikan hasil konkret, maka capaian tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan.

Dalam rapat kerja tersebut, capaian program dan kegiatan DLH serta realisasi anggaran menjadi bahan evaluasi Komisi IV, termasuk kaitannya dengan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

Pengawasan DPRD menjadi penting agar pelaksanaan APBD tidak berhenti pada serapan anggaran. Sebab, anggaran yang terserap 100 persen belum tentu berarti programnya berhasil 100 persen.

Masyarakat tidak menghitung keberhasilan pemerintah dari berapa banyak rapat yang digelar atau berapa halaman laporan yang dibuat. Warga lebih mudah menilainya dari kondisi lingkungan yang mereka lihat setiap hari.

Karena itu, evaluasi Triwulan II ini menjadi momentum bagi Komisi IV untuk memastikan program DLH tetap berada di jalur yang tepat, anggaran digunakan secara efektif, dan setiap kebijakan memiliki dampak yang nyata.

Lingkungan yang bersih tidak lahir dari laporan yang bersih saja. Ia lahir dari program yang benar-benar bekerja.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *