Hankam

TNI Datang, Kesulitan Rakyat Menghilang 

Teks Foto: Pengerjaan bronjong kawat sepanjang 300 meter di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir yang memanfaatkan jetor milik warga untuk mengangkut material batu koral, beberapa waktu lalu. Foto: Zullifkar Abubakar.
Teks Foto: Pengerjaan bronjong kawat sepanjang 300 meter di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir yang memanfaatkan jetor milik warga untuk mengangkut material batu koral, beberapa waktu lalu. Foto: Zullifkar Abubakar.

Oleh: Zullifkar Abubakar*

Marelan – Mata wanita berusia senja itu sedikit memerah. Ada butiran “mutiara” bening yang meleleh di kiri-kanan pipinya.

Diana boru Sembiring menerima Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan di warung miliknya di kawasan Danau Siombak.

Teks Foto: Diana boru Sembiring menerima Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan di warung miliknya di kawasan Danau Siombak, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Namun wanita bernama Diana boru Sembiring itu masih mencoba tersenyum. Sesekali tangannya bergerak mengusap ke arah mata.

“Ibu bukan sedih, nak! Tapi haru. Karena kampung ini segera berubah sejak kalian anak-anak ibu datang melakukan pembangunan di sini,” ucap Diana di suatu sore medio Oktober 2023.

Saat itu, sejumlah Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan itu tengah berkumpul di warung milik Diana. Mereka ingin pamit. Sebab pekerjaan TMMD yang telah sebulan ditangani, semuanya sudah rampung, dan karenanya mereka harus kembali ke satuan induk untuk tugas selanjutnya.

“Kami akan pulang ya bu. Jaga kesehatannya. Nanti, kalau ada waktu luang, kami akan singgah ke sini,” ucap seorang Prajurit.

Perempuan 63 tahun dengan 22 cucu dan tiga cicit itu pun sedih mendapati kenyataan ini. Tapi ia bersyukur. Karena buah karya para Prajurit TNI telah mengubah jalan tanah setapak menuju kolam pancing miliknya menjadi lebih baik dengan kualitas cor beton.

Diana bercerita. Sejak menetap di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan tahun 1991 silam, baru tahun inilah jalan kembali dibangun lebih bagus.

Foto: Kondisi jalan menuju kolam pancing di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir sebelum kegiatan TMMD berlangsung, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Foto: Kondisi jalan menuju kolam pancing di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir sebelum kegiatan TMMD berlangsung, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Belasan tahun sebelumnya, jalan tersebut memang pernah dibangun. Tapi hanya diperkeras dengan pasir dan batu (sirtu), sampai akhirnya rusak digerus waktu.

Selama itu, Diana bersama cucu dan cicitnya hanya bisa pasrah. Hidup dengan mengandalkan hasil kolam pancing yang disewa pengunjung, membuat mereka harus mengencangkan ikat pinggang, dan menghemat pengeluaran.

Proses pengerjaan rigid beton jalan sepanjang 600 meter di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Proses pengerjaan rigid beton jalan sepanjang 600 meter di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Apalagi sejak suaminya tiada. Diana pun semakin kesulitan. Kolam pancing warisan berukuran 20 x 20 meter yang selama ini menjadi andalan, terus mengalami sepi penyewa. Penyebabnya; akses jalan yang buruk dan tak kunjung dibenahi.

Belum lagi kalau banjir rob datang. Usaha kolam pancing di kawasan sekitar pun bangkrut. Karena ikan di dalamnya ikut hanyut terbawa air pasang dari laut.

Kerja sama warga dan personil Satgas TMMD dalam merangkai bronjong kawat penahan banjir rob di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir,kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Kerja sama warga dan personil Satgas TMMD dalam merangkai bronjong kawat penahan banjir rob di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Tak cukup sampai di sini. Kegundahan Diana dan warga lain di sekitar juga datang karena ulah para maling yang menyantroni kolam pancing. Ini menjadi momok. Ikan nila, gurami, serta bawal yang sudah disemai, justeru malah dipanen maling.

“Dulu sering kali kemalingan. Tapi setelah ada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Danau Siombak ini, tak ada lagi. Takut mungkin malingnya melihat ramai tentara di sini,” ungkap Diana.

Pengerjaan jalan speksi di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan yang dibangun berkonstruksi cor beton sepanjang 335 meter, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar.

Pengerjaan jalan speksi di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan yang dibangun berkonstruksi cor beton sepanjang 335 meter, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar.

Perihal ini tak dipungkiri Camat Medan Marelan, Ansari Hasibuan, SSTP, MSP. Posisi Danau Siombak yang sedikit terpelosok dengan sebaran penduduk yang jarang, ditambah kondisi jalan yang parah, disinyalir menjadi pemicu maling beraksi.

Tapi sejak dua bulan belakangan, Ansari tak lagi mendengar ada keluhan kolam pancing warga kemalingan. Sebaliknya malah, warga dilihatnya tambah semangat membenahi usaha miliknya.

“Sudah pasti itu semua karena program TMMD ini. Kalau tidak, mustahil juga kolam-kolam pancing di sini mulai ditata ulang pemiliknya. Mereka pasti melihat ada harapan ke depannya,” jelas Ansari.

Memang. Selama ini jalan menuju kolam pancing di kawasan Danau Siombak itu rusak cukup parah. Kondisinya menjadi begitu licin dan berlumpur usai diguyur hujan.

Penduduk setempat pun harus ekstra hati-hati jika ingin keluar atau mengantar anaknya ke sekolah. “Meski berjalan kaki agar aman. Itupun wajib melepas sandal atau sepatu yang dipakai agar tidak kotor dan terpeleset,” ujar Diana.

Sama seperti Diana. Roy Ginting (43), warga Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan ini pun punya kisah yang tak jauh beda.

Babinsa ikut membantu Roy Ginting membersihkan kolam tambak budidaya ikan di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar.

Babinsa ikut membantu Roy Ginting membersihkan kolam tambak budidaya ikan di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar.

Sejak enam tahun lalu, Roy telah menekuni budidaya ikan tambak. Namun akhir-akhir ini, usahanya terus mengalami kesulitan dan nyaris gulung tikar gara-gara tambaknya kerap dihantam air pasang banjir rob.

“Hampir alih profesi aku, bang. Karena hasil penjualan selalu minus. Untungnya ada program TMMD di sekitar tambak ku, sehingga air pasang terbendung oleh jalan yang dibangun,” ungkapnya.

Kisah Diana dan Roy ini menjadi potret buram tentang kehidupan warga masyarakat di Kelurahan Paya Pasir dan Kelurahan Terjun.

Minimnya akses jalan yang baik, serta infrastruktur yang lama tak disentuh perbaikan, menimbulkan dampak negatif yang berkelanjutan terhadap kondisi perekonomian warga.

Untungnya, kondisi ini tak berlarut lebih lama. Melalui TMMD ke-118 TA 2023, Kodim 0201/Medan pun berkolaborasi dengan Pemko Medan membangun sejumlah infrastruktur yang lama terbengkalai.

Dansatgas TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan, Kolonel Inf Ferry Muzawwad bersama Kasdim dan Perwira Staf membahas proses pengerjaan sasaran fisik TMMD agar selesai tepat waktu, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar.

Dansatgas TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan, Kolonel Inf Ferry Muzawwad bersama Kasdim dan Perwira Staf membahas proses pengerjaan sasaran fisik TMMD agar selesai tepat waktu, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar.

Hal ini dibenarkan Kolonel Inf Ferry Muzawwad, SIP, MSi, selaku Dansatgas TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan TMMD ini, pihaknya melakukan pembangunan tiga sasaran fisik sebagai target utama. Yakni pengecoran/rigid beton jalan speksi sepanjang 335 meter, lebar 5 meter dengan ketebalan 20 cm di Kelurahan Terjun.

Teks Foto: Dengan mengendarai motor trail, Tim Wasev Mabesad meninjau sasaran fisik TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Teks Foto:Dengan mengendarai motor trail, Tim Wasev Mabesad meninjau sasaran fisik TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan di kawasan Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Kemudian, pengecoran/rigid beton jalan sepanjang 600 meter, lebar 4 meter dengan ketebalan 20 cm di Kelurahan Paya Pasir, serta pemasangan bronjong kawat sepanjang 300 meter yang juga berada di Kelurahan Paya Pasir.

Menurut Kolonel Ferry, pemilihan tiga sasaran fisik di TMMD ini merupakan tindak lanjut dari permohonan masyarakat pada saat Musrenbang di tingkat kelurahan yang kemudian diimplementasikan melalui kerja sama kolaborasi Kodim 0201/Medan dengan Pemko Medan.

“Jadi, esensi kegiatan TMMD ini adalah untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat agar kehidupannya semakin baik. Salah satu contohnya, seperti peningkatan kualitas jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kelurahan Paya Pasir untuk mengangkat hasil tambak dan sebagai akses keluar-masuk masyarakat di Kelurahan Terjun,” urai Kolonel Ferry.

Di samping itu, pembangunan sarana jalan di dua kelurahan itu juga dimaksudkan untuk memberi kemudahan akses masyarakat pada fasilitas pendidikan, kesehatan, wisata dan tentunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Soal meningkatkan perekonomian masyarakat itu, Kolonel Ferry pun berharap agar pembangunan jalan Pasar Nippon di Kelurahan Paya Pasir yang kini sudah dicor beton sepanjang 600 meter, bisa dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Medan.

Karena jalan tersebut bisa menghubungkan Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan dengan Kelurahan Belawan Sicanang di Kecamatan Medan Belawan.

“Jika pembangunan ini bisa diteruskan oleh Pemko Medan, tentunya akan membuka jalan alternatif baru yang menghubungkan antardua kecamatan,” jelas Kolonel Ferry.

Karena selama ini, warga dari Kelurahan Paya Pasir di Kecamatan Medan Marelan harus menempuh waktu sekitar 45 menit dengan jalan memutar jika hendak menuju Kelurahan Belawan Sicanang di Kecamatan Medan Belawan. Namun dengan adanya jalan alternatif, maka jarak tempuh antara dua kelurahan itu akan lebih singkat, menjadi 10 menit.

“Ini (pembangunan lanjutan) sudah kita diskusikan, dan Pemko Medan memberi lampu hijau untuk melanjutkan pembangunan jalan yang telah dimulai pada TMMD ini,” terang Kolonel Ferry.

Selain tiga sasaran fisik di atas, dalam TMMD ke-118 TA 2023 Kodim 0201/Medan ini juga dilakukan pengerjaan sasaran tambahan. Yakni pengecatan gedung TK, SD, dan SMP Sejahtera di Jl Bemo/Taxi, Kelurahan Terjun, pengecatan Musholla Al Muttaqin di Jl Takenaka, Kelurahan Paya Pasir, serta pembangunan Poskamling di jalan speksi Kelurahan Terjun.

Teks Foto: Pemasangan paving blok pada halaman Musholla Al Muttaqin di Jl Takenaka, Kelurahan Paya Pasir, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Teks Foto: Pemasangan paving blok pada halaman Musholla Al Muttaqin di Jl Takenaka, Kelurahan Paya Pasir, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Pamen TNI AD abituren Akmil 1999 ini berharap kepada warga untuk bisa menjaga serta merawat sarana dan prasarana infrastruktur yang telah dibangun, sehingga daya tahan dan masa pakainya akan lebih awet.

Hal ini pun sejalan dengan output dari pemilihan sasaran fisik TMMD, yakni meningkatkan mobilitas, sarana transportasi, kualitas hidup dan perekonomian masyarakat. Kemudian untuk memudahkan akses masyarakat pada fasilitas pendidikan, kesehatan, wisata, pertanian dan lainnya.

Bahkan, Kolonel Ferry optimistis, pembangunan infrastruktur pada lokasi TMMD ini akan semakin melancarkan proses birokrasi dan pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh unsur pemerintah.

“TMMD ini adalah bakti TNI kepada Rakyat, disamping sebagai bantuan kepada pemerintah untuk percepatan pembangunan di daerah pelosok, terpencil dan tertinggal, sehingga apa yang dikerjakan di TMMD ini adalah implementasi dari tema ‘Sinergitas Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat’,” urai Kolonel Ferry mengakhiri.

Teks Foto: Wali Kota Medan, M Bobby Afif Nasution memberikan apresiasinya, setelah program TMMD ke-118 Kodim 0201/Medan terlaksana secara sukses di dua kelurahan pada Kecamatan Medan Marelan, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Teks Foto: Wali Kota Medan, M Bobby Afif Nasution memberikan apresiasinya, setelah program TMMD ke-118 Kodim 0201/Medan terlaksana secara sukses di dua kelurahan pada Kecamatan Medan Marelan, kemarin. Foto: Zullifkar Abubakar

Sementara itu, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menilai, kegiatan TMMD ini merupakan upaya konkrit TNI AD untuk ikut serta menyukseskan dan mensinergikan berbagai program pemerintah daerah dalam rangka membangun dan mensejahterakan masyarakat.

Karenanya, Bobby merasa bersyukur bahwa Kota Medan ikut dipilih menjadi salah satu daerah dilaksanakannya TMMD ke-118 TA 2023.

“Terima kasih kepada Kodam I/Bukit Barisan khususnya Kodim 0201/Medan yang telah memilih Kecamatan Medan Marelan sebagai lokasi pelaksanaan TMMD,” ucapnya.

Foto kiri-kanan jongkok depan:  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon SH MH, Dandim 0201/Medan Inf Ferry Muzawad, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan Hasibuan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino AlfaTataeda SH SIK foto bersama warga usai penutupan TMMD ke-118 Lapangan Benteng Medan, Jumat (20/10/2023). Foto Zullifkar Abubakar.

Foto kiri-kanan jongkok depan:  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon SH MH, Dandim 0201/Medan Inf Ferry Muzawad, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan Hasibuan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino AlfaTataeda SH SIK foto bersama warga usai penutupan TMMD ke-118 Lapangan Benteng Medan, Jumat (20/10/2023). Foto Zullifkar Abubakar.

Sama seperti Kolonel Ferry, Bobby Nasution juga berpesan kepada warga untuk menjaga dan merawat apa yang telah dibangun pada TMMD ini. Karena manfaatnya justeru warga sendirilah yang langsung merasakannya.

“Jadi, jika seluruh warga ikut berperan aktif, maka hasil TMMD ke-118 ini tentu akan lebih optimal dan semakin memberikan manfaat luas kepada masyarakat. Karena, saat TNI sudah datang, pasti kesulitan rakyat akan menghilang,” tutupnya.

*Tulisan ini dibuat untuk mengikuti LKJ TMMD ke-118 TA 2023

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

To Top