Matabangsa.com – Karo: Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan, MTsN Karo kembali menyelenggarakan Qur’an Camp dan Pesantren Kilat Ramadhan 1446H. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakapolres Tanah Karo, Kompol Zulham, SH., S.Kom., MM. pada Senin, 3 Maret 2025 di Aula MTsN Karo.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Ekstrakurikuler Tahfiz dan Pramuka ini telah memasuki tahun ke-3 pelaksanaannya. Peserta terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Qur’an Camp yang berlangsung pada tanggal 28 Februari – 2 Maret 2025 dengan jumlah 21 orang dari Ekstrakurikuler Tahfiz, dan Pesantren Kilat pada tanggal 3 Maret – 6 Maret 2025 yang diikuti oleh 49 orang dari Ekstrakurikuler Pramuka.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Ibadah, Kepala MTsN 3 Medan Berikan Ceramah Tentang Anjuran Berpuasa
Ketua panitia, A. Muhajir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program sukarela yang dananya bersumber dari sumbangan komite, guru, serta orang tua peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk membina peserta didik dalam bidang keagamaan, khususnya dalam menghafal Alquran, serta melatih anak laki-laki agar mampu menjadi imam salat wajib dan sunnah di lingkungan rumah masing-masing.
Kepala MTsN Karo, M. Ikhsan Syahputra Siregar, S.Ag., berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang cinta Alquran dan menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Wakapolres Tanah Karo berpesan agar peserta didik terus rajin menuntut ilmu dan menjadi pribadi yang baik di masa depan. “Kalau jadi dokter, jadilah dokter yang baik. Kalau jadi guru, jadilah pendidik yang baik, agar mendapatkan keberkahan di dunia dan akhirat,” pesannya.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Ibadah, Kepala MTsN 3 Medan Berikan Ceramah Tentang Anjuran Berpuasa
Pada hari pertama, Wakapolres Tanah Karo juga memberikan materi tentang “Kenakalan Remaja dan Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial”. Kompol Zulham menekankan bahwa salah satu penyebab terbesar kenakalan remaja saat ini adalah penggunaan handphone dan media sosial yang tidak bijak.
Hari kedua diisi oleh BNN Kabupaten Karo dengan tema “Remaja Tangguh, Narkoba Jauh” yang disampaikan oleh Joko Prasetyo. Materi ini membahas pentingnya menjaga pergaulan agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari GN. Debby Bangun tentang “Narkotika dan Bahaya Narkotika di Lingkungan Remaja”. Dalam materinya, ia menegaskan bahaya narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda serta memberikan motivasi agar peserta didik menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.
Pada hari ketiga sekaligus hari terakhir, kegiatan ditutup dengan materi “Manasik Haji dan Praktek Haji” oleh Ustadz Abdul Fahri Nasution. Peserta didik diajarkan tata cara pelaksanaan ibadah haji secara teori dan praktek sebagai bekal pemahaman sejak dini tentang rukun Islam yang kelima.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta didik MTsN Karo semakin termotivasi dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia di bulan Ramadhan, serta menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.






