Adhyaksa Bekasi FC Tumbang 1-2 dari Persikad, Wali Kota dan Kajari Tetap Optimistis Tembus Liga 1
BEKASI — Dukungan penuh diberikan Pemerintah Kota Bekasi terhadap perjalanan Adhyaksa Bekasi FC di kompetisi Pegadaian Championship. Wali Kota Bekasi hadir langsung menyaksikan laga perdana tim di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (18/9/2026).
Wali Kota Bekasi datang bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Turut hadir Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Ses JAM-PIDSUS) Kejaksaan Agung RI, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan kejaksaan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap Adhyaksa Bekasi FC sekaligus upaya mendorong perkembangan sepak bola di Kota Bekasi.
Namun, dukungan dari tribun belum mampu mengantarkan tim tuan rumah meraih poin penuh.
Bermain di hadapan publik sendiri, Adhyaksa Bekasi FC harus mengakui keunggulan Persikad Depok dengan skor 1-2. Laga berlangsung sengit dengan kedua tim saling menciptakan peluang hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan tersebut menjadi hasil kurang manis bagi Adhyaksa Bekasi FC dalam debutnya bermain di Stadion Patriot Candrabhaga pada kompetisi musim ini.
Sebelumnya, tim telah menjalani dua pertandingan di Yogyakarta dalam rangkaian Pegadaian Championship.
Meski demikian, kekalahan kandang perdana tersebut tidak serta-merta memupus optimisme pemerintah daerah maupun jajaran pendukung tim.
Wali Kota Bekasi menilai kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan sebuah tim dalam kompetisi.
“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting bagaimana kita terus memberikan dukungan, melakukan evaluasi dan tetap optimistis menghadapi pertandingan selanjutnya,” ujar Wali Kota Bekasi.
Diperkuat Atlet Nasional
Adhyaksa Bekasi FC juga diperkuat salah satu atlet nasional asal Kota Bekasi, Gholy, yang menjadi bagian dari skuad dalam menghadapi kompetisi tersebut.
Kehadiran pemain asal daerah tersebut menjadi bagian dari upaya membawa nama Kota Bekasi dalam persaingan sepak bola nasional.
Wali Kota berharap tim segera bangkit dari kekalahan dan menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya.
Menurutnya, dukungan masyarakat tetap dibutuhkan agar para pemain dapat menjaga motivasi dan memperbaiki performa.
Target menuju kasta tertinggi sepak bola nasional tentu bukan perkara ringan. Apalagi perjalanan kompetisi masih panjang dan setiap pertandingan memiliki tantangan berbeda.
Tetapi sepak bola memang tidak pernah mengenal jalan pintas.
Kalau targetnya Liga 1, maka yang harus dibangun bukan hanya optimisme, tetapi juga konsistensi, evaluasi dan kemenangan demi kemenangan.
Untuk sementara, Adhyaksa Bekasi FC harus menerima kenyataan bahwa laga kandang perdana belum berpihak kepada mereka.
Kini, kesempatan untuk membalasnya ada di pertandingan berikutnya.
Kalah hari ini bukan berarti selesai. Yang berbahaya justru kalau kekalahan tidak dijadikan pelajaran.(***)






