Chairum Lubis SH: Jumat Berkah Pererat Silaturahmi Media dan Kepolisian di Medan
MEDAN – Menjaga hubungan baik antara wartawan dan kepolisian tidak cukup hanya melalui komunikasi saat ada kasus atau konferensi pers. Silaturahmi, dialog, dan saling memahami peran masing-masing juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
Semangat itulah yang mewarnai kegiatan rutin Jumat Berkah di Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan, Jalan Bromo, Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang diikuti sejumlah wartawan anggota Pewarta Polrestabes Medan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar para jurnalis dapat menjalankan tugas secara profesional dan menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH, mengapresiasi kehadiran dan dukungan para anggota. Menurutnya, Jumat Berkah bukan sekadar agenda mingguan, melainkan sarana memperkuat persaudaraan serta membangun sinergi yang sehat antara media dan kepolisian.
“Jumat Berkah ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah bukti nyata bahwa kita satu hati, satu tujuan melayani masyarakat dengan tulus. Hubungan harmonis antara media dan kepolisian adalah fondasi agar setiap informasi yang kita sampaikan dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat luas,” ujar Chairum.
Ia berharap kebersamaan tersebut terus terpelihara dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga kebersamaan ini makin erat, senantiasa membawa keberkahan bagi kita semua, dan yang terpenting bermanfaat bagi masyarakat luas yang kita layani bersama,” tambahnya.
Selain doa bersama, kegiatan diisi dengan diskusi santai mengenai pengalaman peliputan, perkembangan informasi, serta tantangan yang dihadapi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Para peserta juga mengingatkan pentingnya menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan berpegang pada etika jurnalistik.
Dalam konteks kehidupan perkotaan seperti Medan, hubungan komunikasi yang baik antara media dan kepolisian memang diperlukan. Informasi yang jelas dapat membantu masyarakat memahami situasi keamanan dan ketertiban, sementara pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja aparat dan lembaga publik.
Namun, sinergi bukan berarti kehilangan jarak profesional. Media tetap memiliki tanggung jawab untuk bekerja independen, melakukan verifikasi, menguji informasi, serta menyampaikan kritik apabila ditemukan persoalan. Sebaliknya, keterbukaan kepolisian terhadap pertanyaan dan pengawasan publik menjadi bagian penting dari kepercayaan masyarakat.
Sebab, hubungan yang sehat antara wartawan dan aparat bukan diukur dari seberapa sering mereka duduk bersama, melainkan juga dari seberapa kuat komitmen masing-masing menjaga integritas dan kepentingan publik.
Melalui Jumat Berkah, Pewarta Polrestabes Medan berharap tradisi silaturahmi dapat terus berlanjut sekaligus menjadi ruang membangun komunikasi yang konstruktif. Kehangatan boleh menjadi pengikat persaudaraan, tetapi profesionalisme tetap menjadi pegangan dalam menjalankan tugas.
Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan media dan kepolisian yang akur, tetapi juga media yang berani menyampaikan fakta dan kepolisian yang terbuka terhadap pengawasan. Jika keduanya berjalan beriringan tanpa mengorbankan fungsi masing-masing, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga Kota Medan.(***)






