MataBangsa

Polrestabes Medan Gelar Rakor Penanggulangan Bencana

Matabangsa-Medan: Polrestabes Medan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), penanggulangan bencana di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolres tersebut, Kamis, (9/1/2020).

Hal itu dilakukan guna memaksimalkan penanganan bencana alam yang terjadi di wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Tujuan kegiatan ini antara lain untuk meyamakan persepsi bersama unsur seluruh stakeholder tentang pergeseran personel, perencanaan, bagaimana SOP (Standar Operasional), serta sasaran kita tentang bencana alam,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir.

Untuk itu, lanjut dijelaskan Kapolrestabes Medan, personel serta instansi terkait diminta untuk sama-sama melakukan pemetaan daerah rawan terjadi banjir.

“Misalnya rawan banjir biasa terjadi di kelurahan Silalas dan Sei Agul Glugur Helvetia, Tanjung Gusta, Medan Selayang, Medan Sunggal, Pancurbatu, Sembahe, Ttuntungan dan Jalan Brigjen Katamso,” jelas Kapolrestabes Medan seraya menambahkan ada 19 sunga di Kota Medan sangat berpotensi menyebabkan bencana seperti Sungai Babura dan tanah longsor di Sibolangit, Kutalimbaru serta Sembahe.

Berbicara banjir, lanjut diungkapkan orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini, hendaknya perlu didata sungai serta hal lain yang berpotensi menimbulkan bencana serta penanganannya.

“Kita perlu mendata sungai mana yang tersumbat. Sebab, penanganan banjir ada yang urgent, short time dan long time. Maka dari itu, masing-masing dari kita di tingkat kecamatan bersama-sama menyiapkan tempat wilayah rawan, kemudian poskonya di mana, berapa masyarakat yang membutuhkan bantuan dan apa yang dibutuhkan. Kemudian sarananya,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolrestabes Medan juga meminta seluruh stakeholder terkait untuk senantiasa siap sedia dalam melakukan penanganan bencana.

“Kesiapan bersama koordinasi dan melaksanakan apel di sana dan lakukan pelatihan di sana, jadi sudah tau menguasai wilayah dan menunjukkan bahwa pemerintah sudah hadir di sana apabila bencana banjir terjadi. Gelar kesiapan di titik titik banjir menyesuaikan di mana titik, lakukan simulasi kering. Intinya kesiapsediaan kita sangat membantu masyarakat yang terkena dampak bencana,” pintanya.

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Bupati Deliserdang, Wakapolrestabes, pejabat utama Polrestabes Medan, Kapolsek jajaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deliserdang, Camat, Kadis Sosial Pemadam Kebakaran, PLN UP3 Medan, PMI Kota Medan serta unsur terkait lainnya. (rks/muh/wa)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

To Top