Semangat Kebersamaan dan Kepedulian, WALUBI Kunjungi Lapas Kelas I Medan

Hukum, Medan, Sumut6 Dilihat

matabangsa.com-Medan: Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menerima kunjungan dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) dalam rangka mempererat silaturahmi serta menjalin sinergi dalam mendukung program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

 

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran pejabat struktural Lapas Kelas I Medan. Dalam kegiatan ini, perwakilan WALUBI berkesempatan meninjau secara langsung berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di dalam lapas, mulai dari pembinaan keagamaan hingga kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan.

 

Rombongan WALUBI melihat berbagai aktivitas pembinaan yang menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Medan dalam membentuk warga binaan agar memiliki keterampilan, mental, serta karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana. Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

 

Selain peninjauan kegiatan pembinaan, juga dilaksanakan diskusi dan rapat singkat antara pihak WALUBI dan jajaran Lapas Kelas I Medan terkait peluang kerja sama dalam mendukung program pembinaan kepribadian dan pembinaan spiritual bagi warga binaan ke depannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, turut memperkenalkan berbagai pembaruan sistem dan inovasi pelayanan yang telah diterapkan di Lapas Kelas I Medan sebagai bentuk komitmen menuju pemasyarakatan yang semakin modern, transparan, dan humanis.

 

Bapak Fonika Affandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh WALUBI terhadap program pembinaan di Lapas Kelas I Medan. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat guna mendukung pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.

 

Pihak WALUBI juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program pembinaan dan pembaruan yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas I Medan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan untuk menciptakan pembinaan yang berkelanjutan serta berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *