matabangsa.com – Percut Sei Tuan: Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, Serda Maridi, Babinsa dari Koramil 0201-13/PST, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan petani padi di Desa Pematang Lalang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli SerdangKamis 29 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk membina dan memberdayakan petani dalam meningkatkan produksi padi.
Serda Maridi memanfaatkan kegiatan Komsos sebagai media yang sangat penting untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat. Selain untuk mendapatkan informasi langsung dari warga, kegiatan ini juga memperlancar tugas Babinsa di wilayah binaannya. Pada kesempatan ini, Serda Maridi melakukan Komsos dengan para petani yang sedang beristirahat di rumah salah seorang warga sambil menikmati hidangan yang disediakan.
Dalam percakapan tersebut, ibu-ibu petani bercerita tentang kegiatan mereka yang baru saja selesai menanam padi. Serda Maridi selalu memberikan motivasi dan menumbuhkan semangat kepada para petani agar mereka tetap tekun dalam mengolah lahan, menanam, merawat, hingga memanen padi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan melalui peran aktif petani.
Menurut Serda Maridi, kolaborasi antara TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sangat penting dalam mendukung para petani. Babinsa tidak hanya melakukan pendampingan kepada petani tetapi juga turun langsung ke sawah untuk membantu. Dengan harapan, kehadiran Babinsa dapat membantu mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi petani, seperti masalah kekurangan air.
Menanggapi hal tersebut, Serda Maridi bekerja sama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) memberikan arahan dan petunjuk agar masalah yang dihadapi petani dapat teratasi. Salah satu petani, Ibu Santi Siregar, mengungkapkan bahwa masalah kekurangan air sudah tidak lagi dirasakan oleh petani berkat adanya saluran irigasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Kementerian Pertanian yang telah mendukung sarana dan prasarana pertanian. Dengan adanya saluran air ini, kami bisa lebih fokus dalam menanam padi tanpa khawatir kekurangan air,” ujar Ibu Santi Siregar.
Selain itu, Serda Maridi juga menekankan pentingnya kebutuhan pangan bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa hasil pertanian, khususnya padi, sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Bagi ibu-ibu yang membantu menanam padi dengan sistem upah, kegiatan ini juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi mereka.
Serda Maridi terus memotivasi para petani untuk giat dan semangat dalam bercocok tanam. Ia meyakinkan bahwa dengan kerja keras dan kerjasama yang baik antara petani, Babinsa, dan pemerintah, hasil pertanian akan semakin meningkat. “Mari kita terus bekerja keras demi ketahanan pangan yang lebih baik. Pertanian adalah tulang punggung bangsa,” kata Serda Maridi.
Dengan kehadiran Babinsa yang aktif di tengah-tengah masyarakat, diharapkan akan tercipta lingkungan yang kondusif dan mendukung perkembangan sektor pertanian. Serda Maridi juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar agar dapat terus menunjang pertanian yang berkelanjutan.
Kegiatan Komsos yang dilakukan Serda Maridi ini menunjukkan bahwa Babinsa tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan saja, tetapi juga dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Babinsa dalam mendampingi petani diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pertanian.
Dengan demikian, kolaborasi antara TNI AD, Kementerian Pertanian, dan para petani merupakan langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Serda Maridi berharap, ke depan, produksi padi di Desa Pematang Lalang dan sekitarnya akan terus meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui kegiatan ini, Serda Maridi membuktikan bahwa keberadaan Babinsa di desa bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Semangat kebersamaan dan gotong royong antara Babinsa dan petani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.






