Dinas Kesehatan Tulungagung Lakukan Fogging, Hadapi Peningkatan Kasus Demam Berdarah

Jawa Timur22 Dilihat

Matabangsa.com – Tulungagung : Ada sebanyak 236 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung tercatat pada bulan Januari 2024 ada 56 kasus dengan 2 orang meninggal dunia.

Sedangkan pada bulan Pebruari terjadi peningkatan dengan 57 kasus dan 3 orang meninggal. Sementara itu hingga Senin, 18 Maret 2024 ada sebanyak 123 kasus dan 1 orang meninggal.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, pihaknya melakukan fogging untuk mencegah peningkatan DBD karena kasus penyakit ini sudah memakan 6 korban jiwa.

Kondisi cuaca menjadi penyebab kenaikan kasus DBD. Curah hujan yang tinggi membuat kasus DBD di beberapa daerah melonjak.

“Terutama kasus DBD Dengue biasanya meningkat setelah musim hujan, kemudian ada genangan air bersih, dan di situlah ada tampungan dari genangan air tersebut yang jadi tempat berkembang biaknya dari nyamuk Aedes Aegypti,” kata Desi, Kamis (21/3/24).

Untuk mencegah agar tidak terjadi peningkatan kasus , pihaknya gencar melakukan fogging.

Masih menurutnya Desi, fogging dilakukan Ketika ada kasus laporan dari Rumah sakit ,Puskesmas atau Klinik yang merawat pasien DBD. Bisa juga Ketika dilakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) ada sumber penular (jentik). Ketika ada tanda atau gejala DBD di lingkungan pasien tesebut mengalami panas atau demam dan Ketika akan atau sudah dilakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh warga secara mandiri.

“Untuk upaya pencegahan disarankan selalu menjaga kebersihan lingkungan, menimbun barang bekas yang tidak terpakai, menghilangkan genangan air dan menaburkan bubuk abate.” tutupnya.(git)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *