Kakankemenag Pematangsiantar Tandatangani MoU dengan Lapas Kelas IIA

Agama41 Dilihat
 
Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.KanKemenag) Kota Pematangsiantar, Dr. H. Al Ahyu, M.A, menghadiri acara peringatan yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pematangsiantar.
 
Acara ini sekaligus menjadi momentum penting dengan dilakukannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemenag Kota Pematangsiantar dengan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar.
 
 
Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Ka.KanKemenag Kota Pematangsiantar, Dr. H. Al Ahyu, M.A, dan Kepala Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Davy Bartian,S.Sos  melibatkan penyuluh agama di Kementarian Agama, mulai Islam, Kristen, Hindu dan budha serta dihadiri juga Ketua IPARI beserta penyuluh agama islam lainnya.
 
 
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan keagamaan bagi warga binaan di Lapas, yang mencakup program pengajian rutin, bimbingan rohani, serta pelatihan keterampilan berbasis nilai-nilai Islam. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup peningkatan kualitas tenaga pengajar agama di dalam Lapas serta penyediaan kitab suci dan literatur keislaman guna menunjang pemahaman agama yang lebih mendalam bagi warga binaan.
 
Dalam sambutannya, Dr. H. Al Ahyu, M.A, menekankan pentingnya pembinaan spiritual bagi warga binaan sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial. “Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan agar mereka memiliki pemahaman agama yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik. Dengan adanya pendampingan keagamaan yang intensif, diharapkan mereka bisa menjalani hidup yang lebih baik setelah masa tahanan berakhir,” ujarnya.
 
 
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Davy Bartian, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Kementerian Agama Kota Pematangsiantar. “Kami sangat menyambut baik kerja sama ini, karena pembinaan keagamaan merupakan aspek penting dalam pembinaan warga binaan. Dengan adanya dukungan dari Kemenag, kami dapat lebih optimal dalam memberikan bimbingan moral dan spiritual kepada mereka. Semoga sinergi ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya.
 
Selain penandatanganan MoU, acara peringatan Isra Mi’raj ini juga diisi dengan ceramah keagamaan yang dibawakan Iswadi,S.Ag juga selaku Ka.KUA Kec.Siantar Marihat. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan moral dan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi para warga binaan. Ceramah ini diikuti dengan antusias oleh para peserta, yang terdiri dari jajaran pegawai Lapas, perwakilan Kemenag, serta warga binaan yang berkesempatan hadir.
 
Acara ditutup dengan doa bersama serta harapan agar program kerja sama yang baru ditandatangani ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi pembinaan keagamaan di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan dari sisi hukum, tetapi juga dari sisi spiritual, sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik setelah mereka bebas nanti.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *