matabangsa.com – Jakarta | Penanganan kasus korupsi satelit slot orbit 123 BT kembali menjadi perhatian publik setelah Tahap II diselesaikan pada 01 Desember 2025.
Tim Penyidik Koneksitas menyerahkan tiga tersangka beserta barang bukti kepada Tim Penuntut untuk mempercepat proses peradilan.
Proses serah terima dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat nilai kerugian negara yang sangat besar. Ketiga tersangka dinilai memiliki peran krusial dalam pengadaan satelit yang tidak sesuai aturan sejak tahap awal.
Laksda TNI (Purn) L sebagai PPK dianggap bertanggung jawab atas keputusan kontraktual yang merugikan negara. TAVH selaku tenaga ahli diduga memberi rekomendasi penyedia barang tanpa analisis yang akuntabel.
Sementara GKS berperan sebagai pelaksana kontrak yang tidak mengikuti mekanisme pengadaan yang semestinya.
Kontrak yang ditandatangani pada Juli 2016 menjadi titik awal permasalahan karena tidak mengikuti Perpres tentang pengadaan barang dan jasa.
Nilai kontrak mencapai hampir USD 30 juta, namun perangkat yang diterima tidak dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Penyidik menemukan bukti kuat bahwa penunjukan Navayo International AG dilakukan secara langsung tanpa tender.
Penyimpangan prosedur tersebut memperkuat dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek strategis ini.
Kerugian negara yang dihitung BPKP mencapai lebih dari USD 21 juta dan sangat membebani anggaran pertahanan.
Dampak tambahan muncul setelah GKS memenangkan arbitrase di Singapura yang berujung pada penyitaan aset negara.
Berkas perkara dipisah karena dua tersangka ditahan, sementara GKS berstatus buronan. Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta ditunjuk sebagai lembaga yang memeriksa dan memutus perkara ini.
Para tersangka dijerat pasal-pasal dalam UU Tipikor yang mengenakan ancaman hukuman berat. Tim Penuntut Koneksitas berkomitmen membawa perkara ini sampai tuntas demi kepentingan negara.
Masyarakat kini menantikan proses persidangan yang diharapkan berlangsung terbuka dan objektif. Pemerintah menegaskan bahwa kasus korupsi satelit ini menjadi pelajaran penting bagi tata kelola proyek pertahanan di masa depan.(***)
Tags : #KasusSatelit, #KorupsiPertahanan, #TahapII, #Koneksitas, #Kemhan, #Tipikor, #GKSburon, #PengadilanMiliter, #AuditBPKP
Foto: Dokumentasi proses penyerahan tersangka dan barang bukti kasus satelit slot orbit 123° BT kepada Tim Penuntut Koneksitas, Senin 01 Desember 2025.






