Lansia Desa Huta Rakyat Dapatkan Sentuhan Spiritual Penyuluh Agama Kristen

Agama13 Dilihat

Matabangsa.com – Sidikalang :  Suasana pagi di Desa Huta Rakyat, Dusun 5 dan 6, terasa begitu syahdu. Penyuluh Agama Kristen dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dairi hadir membawa pesan penghiburan dan kekuatan bagi para lanjut usia (Lansia). Kegiatan pembinaan rohani yang digelar pada Kamis (20/3/2025) ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya untuk menyentuh hati dan menguatkan iman para lansia di usia senja.

“Usia tua bukanlah akhir, melainkan fase di mana kita semakin dekat dengan Tuhan. Mari kita percaya bahwa pemeliharaan-Nya tak pernah berhenti,” ujar Maslon Simatupang, salah seorang Penyuluh Agama Kristen Kemenag Dairi, dengan penuh semangat. Kegiatan ini, menurutnya, dirancang untuk memberikan pemahaman rohani yang mendalam sekaligus memotivasi para lansia agar tetap bersemangat menjalani hidup.

Baca Juga: MAN Batubara Gelar Acara Khatam Al-Quran Siswa Kelas XII

Wardianto, penyuluh agama lainnya, mengajak para lansia merenungkan makna Kitab Mazmur 71:9, yang menjadi tema pembinaan: “Pemeliharaan Tuhan di Masa Tua”. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan Tuhan melalui doa, meyakini janji pemeliharaan-Nya, serta menjadikan masa tua sebagai kesempatan untuk menceritakan kebaikan Tuhan kepada generasi muda. “Masa tua adalah waktu yang tepat untuk berbagi cerita tentang kasih Tuhan yang tak pernah lekang,” ucapnya.

Suasana di balai pertemuan Desa Huta Rakyat pun terasa begitu khidmat. Puluhan lansia duduk rapi, menyimak setiap kata yang disampaikan dengan antusias. Sesekali, tawa dan tangis haru pecah, menandakan betapa pesan-pesan spiritual itu menyentuh relung hati mereka.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Huta Rakyat. Melalui Kasi Kesra (Kesejahteraan Sosial) Suriani Tarigan, Kepala Desa Garang Sihombing menyampaikan dukungannya. “Kami sangat bersyukur atas kehadiran Penyuluh Agama Kristen Kemenag Dairi. Kegiatan ini tidak hanya menguatkan iman para lansia, tetapi juga memberikan energi positif bagi mereka untuk menjalani hari tua dengan penuh syukur,” ujar Suriani.

Baca Juga: Festival Ramadan 2025, Kanwil Kemenagsu Bagikan 1 Bingkisan dan Launching Gerakan Wakaf Uang

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Dairi pun bertekad untuk terus melanjutkan program ini secara rutin setiap bulan. Setiap Kamis, pukul 09.00 WIB, para penyuluh agama akan kembali hadir di Desa Huta Rakyat untuk memberikan pendampingan spiritual. “Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada seorang pun, termasuk para lansia, yang merasa terabaikan secara rohani,” tegas Hamdan, menambahkan.

Di tengah derap modernisasi yang kerap membuat lansia merasa terpinggirkan, kegiatan pembinaan rohani ini seperti oase di padang gurun. Bukan sekadar memberikan pemahaman agama, tetapi juga mengingatkan bahwa setiap fase hidup, termasuk masa tua, adalah bagian dari rencana Tuhan yang indah.

“Kami pulang dengan hati yang lebih ringan dan iman yang lebih kuat,” ujar salah seorang lansia usai acara. Senyumnya merekah, membawa pesan sederhana: di usia senja, mereka tetap berharga dan dicintai Tuhan. (lm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *