Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Lingkungan XII Mediasi Permasalahan Keluarga di Titipapan

Hankam42 Dilihat

matabangsa.com  – Medan: Babinsa Titipapan, Sertu Samsul Kahar, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu J. Sembiring dan Kepala Lingkungan XII, Bapak Juli Wahyudi, melakukan mediasi dalam upaya menyelesaikan permasalahan antar keluarga di Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 04 September 2024.

Mereka mendatangi rumah kediaman Bapak Yetno di Jalan Platina III, Gang Sengkol, Lingkungan XII, setelah menerima laporan adanya konflik internal yang terjadi dalam keluarga tersebut. Permasalahan ini dinilai cukup serius sehingga memerlukan kehadiran aparat keamanan dan pemerintah setempat untuk menengahi dan mencari solusi terbaik.

Menurut Sertu Samsul Kahar, kehadiran mereka di lokasi bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat yang bertugas menjaga ketertiban dan ketentraman. “Kami berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan musyawarah dan tidak berlanjut menjadi konflik yang lebih besar,” ujar Sertu Samsul.

Aiptu J. Sembiring menegaskan bahwa tujuan dari mediasi ini adalah untuk menciptakan kedamaian, baik dalam keluarga maupun lingkungan sekitar. “Kami semua berharap agar permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik, sehingga tidak ada lagi perselisihan yang timbul di kemudian hari,” katanya.

Bapak Juli Wahyudi, selaku Kepala Lingkungan XII, juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya mediasi ini. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antar warga, terutama dalam lingkungan yang padat penduduk seperti Lingkungan XII. “Kerjasama antara warga dan aparat sangat penting untuk menjaga keharmonisan lingkungan kita,” tutur Bapak Juli.

Proses mediasi tersebut berjalan dengan lancar dan penuh rasa kekeluargaan. Kedua belah pihak yang berselisih menyampaikan keluh kesah masing-masing dengan terbuka, sementara Sertu Samsul Kahar dan Aiptu J. Sembiring bertindak sebagai penengah yang netral.

Dalam mediasi tersebut, disepakati beberapa langkah yang harus diambil oleh kedua pihak untuk mengatasi permasalahan yang ada. Langkah-langkah tersebut meliputi peningkatan komunikasi dalam keluarga dan komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Bapak Yetno sebagai kepala keluarga menyatakan kesediaannya untuk mengikuti kesepakatan yang telah dicapai dan berharap agar keluarganya dapat kembali harmonis. “Saya sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pak Lurah yang telah membantu menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.

Mediasi yang dilakukan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Lingkungan ini diharapkan menjadi contoh bagi warga lain di Lingkungan XII dan sekitarnya. Pendekatan yang penuh kekeluargaan dan musyawarah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya konflik yang lebih besar di masyarakat.

Dalam penutupannya, Sertu Samsul Kahar menyampaikan bahwa mediasi seperti ini adalah bagian dari tugas mereka sebagai Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menjaga kedamaian dan keamanan di lingkungan binaan. “Kita semua berharap agar hubungan kekeluargaan yang harmonis dapat tercipta kembali, sehingga lingkungan kita tetap aman dan damai,” pungkasnya.

Setelah mediasi, kedua belah pihak saling berjabat tangan sebagai tanda kesepakatan dan komitmen untuk menyelesaikan masalah dengan cara damai. Upaya mediasi yang dilakukan ini mencerminkan sinergitas yang baik antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *