Rabu, 29 Juli 2026, Pemuda Penggerak Energi Indonesia (PPEI) menyelenggarakan Geothermal Corner dengan mengusung tema “100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Peran Pemuda dalam Mengawal Pengembangan Panas Bumi yang Berkeadilan.” Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pengembangan energi panas bumi sebagai salah satu pilar transisi energi nasional.
Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu:
1. Bapak Budi Herdianto, S.E. – Koordinator Pelayanan dan Bimbingan Usaha Panas Bumi/Inspektur Panas Bumi, Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM RI.
2. Bapak H. Ahab Sihabudin, S.H.I. – Anggota Komisi VI DPRD Provinsi Jawa Barat.
3. Bapak Saepul Hidayat, S.STP., M.Si., M.Ak. – Kepala BPKAD Kabupaten Garut.
4. Bapak Erwandi Yanto – Government and Public Relations Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang.
5. Bapak M. Kholifan – Perwakilan Star Energy Geothermal.
6. Bapak Yudi R. Darajat – Praktisi/Pengusaha.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Pemuda Penggerak Energi Indonesia, Taofik Rofi Nugraha, menegaskan bahwa momentum 100 Tahun Panas Bumi Indonesia merupakan bukti nyata bahwa energi panas bumi telah menjadi sumber energi bersih, energi berkelanjutan, dan energi rendah emisi (zero emission) yang memberikan manfaat besar bagi bangsa. Panas bumi tidak hanya mampu menerangi jutaan masyarakat Indonesia melalui pasokan listrik yang andal, tetapi juga menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Lebih dari itu, pengembangan panas bumi telah memberikan dampak nyata bagi daerah. Selain menghasilkan listrik sebagai penopang kehidupan masyarakat, sektor ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan melalui Dana Bagi Hasil (DBH), Bonus Produksi, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, Pemuda Penggerak Energi Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerintah agar mempercepat pengembangan panas bumi di berbagai wilayah yang memiliki potensi. Pengembangan panas bumi memiliki multiplier effect yang sangat besar, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi daerah, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sangat disayangkan apabila potensi energi yang begitu besar ini tidak dimanfaatkan secara optimal.
PPEI juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan gagasan dalam forum ini. Berbagai pandangan yang disampaikan menjadi bekal berharga bagi generasi muda untuk terus mengawal terwujudnya pembangunan energi yang bersih, berkeadilan, dan berkelanjutan di Indonesia.
Ucapan penghargaan juga disampaikan kepada seluruh perusahaan pengembang panas bumi, khususnya yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan usaha secara profesional, mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, menjaga kelestarian lingkungan, serta konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan tanggung jawab sosial. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemuda merupakan fondasi penting untuk memastikan Indonesia mampu mewujudkan kemandirian energi melalui pemanfaatan energi panas bumi secara berkelanjutan.
Pemuda Penggerak Energi Indonesia percaya bahwa semangat kolaborasi yang terbangun dalam Geothermal Corner akan menjadi langkah nyata dalam mengawal pengembangan panas bumi Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta generasi yang akan datang.







